Sukses

Bus Polisi dan Truk Kecelakaan di Tol Nganjuk

Liputan6.com, Nganjuk - Sebuah kecelakaan antara bus dinas polri dengan truk terjadi pada Sabtu, 27 Juli 2019, tepatnya di Jalan Tol Nganjuk-Madiun, km 645/B, masuk Kabupaten Nganjuk,  Jawa Timur.

"Tadi siang kecelakaannya. Antara mobil dinas Polri dengan truk," kata Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) AKBP Bambang S Wibowo, Sabtu (27/7/2019).

Dia menuturkan, awalnya bus dinas Polri berpenumpang 14 orang dikendalikan Brigadir Anton Wijanarko (33). Saat itu warga Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun itu membawa 14 orang anggota Bhayangkari Brimob Madiun.

Rombongan, lanjut dia, melaju dari arah timur atau Surabaya menuju barat atau Madiun. Saat itu berkecepatan 100 km/jam dan mengambil jalur sebelah kanan.

Saat di lokasi atau km 645, diduga sopir mengantuk sehingga bus oleng ke kiri.  Karena berkecepatan tinggi, sopir yang semula sempat memejamkan mata tidak bisa menguasai laju kendaraannya.

Nahasnya, di depan ada truk dengan nopol AG 8632 GI dikendalikan Dwi Susilo, warga Kabupaten Kediri. Bus pun membentur bodi truk bagian belakang di jalan tol. "Mengantuk kemudian oleng. Lalu nabrak truk di depannya," tambahnya.

Akibat kecelakaan itu, satu bhayangkari tewas. Atas nama Indah S (41) warga Sipil Brimob, Klampis Madiun. "Korban meninggal di rumah sakit bhayangkara Nganjuk," kata lulusan AKPOL 1999 ini.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Tidak hanya itu, lima orang lainnya mengalami luka-luka. Menurut dia, ada yang mengalami luka lecet di pelipis, luka di kepala, luka di dahi. Semua penumpang yang mengalami luka juga dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Nganjuk.

"Yang luka juga kami bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan lebih intensif," kata dia.

Ia mengatakan, jika kecelakaan kali ini juga mengakibatkan bus dan truk rusak parah. Keduanya dibawa ke unit laka sat lantas Polres Nganjuk.

"Juga kami limpahkan kasusnya ke Polres Nganjuk," pungkasnya. 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Jelang Pilkada 2020, Baliho Toni-Jeje Bertebaran di Surabaya
Artikel Selanjutnya
Surabaya Siapkan Hi-Tech Mall Jadi Pusat Kesenian dan Pertokoan Elektronik