Sukses

Pemkot Surabaya Bakal Tutup Jalan Yos Sudarso pada Akhir Agustus

Liputan6.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menutup total Jalan Yos Sudarso di Surabaya, Jawa Timur pada akhir Agustus atau awal September 2019.

Lalu lintas kendaraan akan dialihkan ke  Jalan Simpang Dukuh ke arah Genteng Kali untuk mempercepat pembangunan Alun-Alun Suroboyo. Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kota Surabaya, Iman Krestian menuturkan, setelah penutupan jalan total, akan dilakukan pengerukan sedalam enam meter di Jalan Yos Sudarso dan empat meter di sekitar Balai Pemuda.

"Untuk pekerjaan keseluruhan sampai akhir tahun 2019. Ini pekerjaan multi years 2019 sampai 2020," ujar dia melansir Antara, Minggu (18/8/2019).

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Pematusan Kota Surabaya, Ganjar Siswo Pramono, menyatakan sudah mendapat pemberitahuan mengenai rencana penutupan Jalan Yos Sudarso Surabaya dan pengalihan lalu lintas ke Jalan Simpang Dukuh arah Genteng Kali.

"Saya sudah menerima surat pemberitahuannya," tutur Ganjar.

Iman menuturkan, pelebaran Jalan Simpang Dukuh pada akhir Agustus ditargetkan sudah selesai. Ganjar mengatakan, Jalan Simpang Dukuh pada awal September sudah bisa dilalui bagian jalan aspalnya. Namun, pengerjaan pemasangan keramik pada pedestriannya kemungkinan belum selesai. "Untuk saluran air sudah jalan, cuma atasnya (pedestrian) saja yang belum diselesaikan," ujar dia.

2 dari 3 halaman

Bangun Alun-Alun Surabaya, Pemkot Pindahkan Jaringan Utilitas di Jalan Yos Sudarso

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melanjutkan tahap pemindahan jaringan utilitas di bawah Jalan Yos Sudarso sebagai lanjutan proyek basemen alun-alun Surabaya.

Pemindahan utilitas itu melibatkan pihak terkait yang mempunya jaringan di bawah jalan tersebut. Kepala Seksi Perencanaan Bidang Bangunan dan Gedung, Dinas Permahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Surabaya, Harindrayana menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait berkaitan dengan rencana pemindahan jaringan utilitas untuk pengerjaan basemen alun-alun Surabaya.

Ia menuturkan, pemindahan semua jaringan utilitas di bawah Jalan Yos Sudarso ditargetkan rampung dalam satu minggu ke depan. Saat ini, Pemkot Surabaya bersama pihak terkait sedang menyiapkan solusi terbaik untuk rencana pemindahan jaringan utilitas itu.

“Kita masih lihat dulu, kalau panjangnya mencukupi akan langsung kita geser, tapi kalau tidak mencukupi maka kita potong dan disambung lagi untuk digeser,” ujar  dia seperti dikutip dari laman suarasurabaya.net, Rabu 17 Juli 2019.

Hasil analisa tim proyek, jalur pedestrian sisi Timur Jalan Yos Sudarso ditemukan beberapa jaringan utilitas. Yakni jaringan PLN, Kominfo dan beberapa provider. Sementara di tengah jalan Yos Sudarso, terdapat pipa PDAM diameter 80 cm dan pipa PGN diameter 15 cm.

“Kami libatkan semua provider yang terkait untuk mengatasi utilitas ini. Kami juga berkoordinasi dengan Satlas Polrestabes Surabaya berkaitan dengan rekayasa lalu lintas nantinya, Kejaksaan, Polsek Genteng dan Satpol PP,” tutur dia.

Bila pembangunan basemen di Yos Sudarso dimulai, Dishub Surabaya akan merekayasa lalu lintas. Bagi pengendara dari Jalan Tunjungan akan dialihkan ke arah Jalan Simpang Dukuh.

Sementara, dari Jalan Kusuma Bangsa dan Jalan Sumatera dialihkan ke Jalan Plaza Boulevar. Sedangkan arus Jalan Ketabang Kali akan dibalik arahnya.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Jelang Pilkada 2020, Baliho Toni-Jeje Bertebaran di Surabaya
Artikel Selanjutnya
Surabaya Siapkan Hi-Tech Mall Jadi Pusat Kesenian dan Pertokoan Elektronik