Sukses

Cerita Kampung Ketandan Produsen Kue Kering di Surabaya

Liputan6.com, Jakarta - Kampung Ketandan, Surabaya, Kecamatan Tegalsari, Jawa Timur kini dikenal sebagai kampung nastar. Kampung ini sebagai salah satu kategori kampung pahlawan ekonomi binaan pemerintah kota (pemkot) Surabaya.

Dian Arvianti, perintis sekaligus pemilik kue kering. Berawal dari kegigihan menambah ekonomi keluarga dengan membuat kering. Ibu tiga anak ini pun membuka lapangan kerja dan membantu ekonomi bagi 20 ibu rumah tangga di Kampung Ketandan Surabaya.

Para ibu rumah tangga itu membantu memproduksi kue kering. Selain dipasarkan lewat online,  kue ini dipasarkan lewat reseller di Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur.

"Tempat di perkampungan, jadi tenaga kerja lebih mudah. Karena ibu di wilayah sekitar tidak ada pekerjaan, dan tidak perlu aturan-aturan,” ujar dia seperti ditayangkan dalam program Liputan6, ditulis Sabtu (24/8/2019).

Ia menuturkan, pemasaran kue kering ini memang masih dilakukan di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Akan tetapi, pihaknya juga mengirim ke luar kota.

Aneka kue kering dikerjakan di dua rumah produksi. Satu rumah untuk pembuatan dan pencampuran adoran. Di rumah lain untuk cetak dan pengemasan kue.

Dalam satu hari pembuatan dengan pekerjakan 20 ibu rumah tangga yang membuat 200-300 toples. Aneka kue kering terdiri dari nastar, kastangel, lidah kucing dan cookies kacang. Salah satu ibu sangat terbantu dengan usaha rumahan ini. Selain itu, kampung ini juga makin dikenal masyarakat.

"Bantu ekonomi suami, dan ibu rumah tangga tidak menganggur," ujar Suci.

Satu toples dengan berat 500 gram dijual dengan harga Rp 20 ribu-Rp 90 ribu tergantung bahan dan jenis. Julukan kampung nastar sendiri sebelumnya diberikan Pemerintah Kota Surabaya berkat produksi UMKM yang dirintis Kampung Ketandan mampu tingkatkan ekonomi ibu-ibu di sekitar wilayah. Kampung ini pun menjadi kampung pahlawan ekonomi.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Jelang Pilkada 2020, Baliho Toni-Jeje Bertebaran di Surabaya
Artikel Selanjutnya
Surabaya Siapkan Hi-Tech Mall Jadi Pusat Kesenian dan Pertokoan Elektronik