Sukses

VIDEO: Warga 6 Desa di Mojokerto Kesulitan Air

Liputan6.com, Jakarta - Enam desa di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih sejak empat bulan terakhir. Tak ada sumber mata air akibat musim kemarau berkepanjangan, membuat warga hanya mengandalkan bantuan kiriman air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Krisis air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan tahun ini, semakin dirasakan oleh warga di enam desa, di tiga kecamatan yakni; Kecamatan Ngoro, Dawar Blandong dan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Mereka mengeluh kesulitan air bersih sejak empat bulan terakhir dan hanya mengandalkan bantuan kiriman air bersih dari pemerintah setempat, serta polisi, TNI, serta berbagai komunitas sosial yang mendistribusikan air bersih.

Setiap bantuan pengiriman air bersih datang, warga harus mengantre panjang untuk mendapat air guna mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini, mengatakan, dalam sehari sebanyak 60 ribu liter air bersih didistribusikan bagi warga terdampak. Agar kebutuhan air tercukupi, setiap warga hanya dibatasi membawa pulang tiga hingga empat jerigen air berukuran 25 liter, demikian dilansir Fokus, 10 September 2019.

BPBD Kabupaten Mojokerto, memperkirakan dampak musim kemarau berkepanjangan yang mengakibatkan krisis air bersih di sejumlah desa ini akan terus dirasakan hingga satu bulan ke depan seiring belum turunnya musim penghujan.