Sukses

VIDEO: Razia Kelompok Punk di Magetan demi Ketertiban

Liputan6.com, Jakarta - Dianggap meresahkan dan mengganggu ketertiban lingkungan, anak jalanan di Magetan, Jawa Timur, dirazia petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Magetan. Anak punk yang tak terima dirazia, melawan hingga salah satu petugas terkena lemparan senjata tajam.

Sembilan anak jalanan, yang berhasil ditangkap petugas Pol PP Kabupaten Magetan ini diamankan dari sejumlah titik di perempatan lampu merah. Rata-rata dari anak jalanan itu, masih berusia muda. Namun, penampilan dan perilaku mereka, dianggap meresahkan dan membahayakan masyarakat.

Terbukti, ketika dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan senjata yang diduga sering digunakan melukai orang lain, jika permintaannya tidak diberi. Apalagi dalam penangkapan ini, salah satu petugas, terkena lemparan senjata milik para anak jalanan.

Seperti yang diberitakan pada program Fokus, 10 September 2019, razia ini, dilakukan setelah petugas Polisi Pamong Praja Kabupaten Magetan selain untuk menjaga ketertiban lingkungan, juga menindaklanjuti laporan warga Ngawi, yang kehilangan anak perempuan. Diduga, anak tersebut hilang karena dibawa kabur oleh kawanan anak jalanan.

Anak jalanan yang terbukti membawa senjata tajam, selanjutnya diserahkan ke polisi guna proses hukum. Sementara anak lainnya, didata dan diberi pembinaan. Serta penampilan mereka dirapikan dengan memotong rambut mereka.