Sukses

Jadi Gubernur Jawa Timur, Ini 6 Bukti Kesederhanaan Khofifah yang Bikin Kagum

Liputan6.com, Jakarta Jawa Timur patut berbangga memiliki pemimpin seperti Khofifah Indar Parawansa.  Resmi dilantik pada Februari 2019 lalu, wanita 54 tahun ini  menjadi gubernur wanita pertama di Jawa Timur. Ibu empat anak ini pun dikenal dengan sosok pribadi yang tegas dan penuh dedikasi.

Bapak Khofifah hanyalah seorang petani dan juga peternak sapi perah, sedangkan sang ibu seorang ibu rumah tangga. Terlahir dari keluarga sederhana yang bukan dari kalangan pejabat. Membuat Khofifah tetap sederhana meski telah menjadi orang nomor satu di Jawa Timur. 

Maka, tidak heran jika wanita kelahiran Surabaya ini menjadi idola rakyat. Sikapnya yang rendah hati dan ramah tak ayal membuat dirinya dikagumi. Terlebih, kesederhanaan itu menginspirasi dan membuatnya menjadi panutan. Dirangkum dari akun instagram pribadi Khofifah, berikut Liputan6.com tampilkan 6 bukti kesederhanaan Khofifah yang sukses bikin kagum, Minggu (15/9/2019) 

 

2 dari 7 halaman

1. Mencicipi kuliner Ikan Asap khas Probolinggo di pinggir jalan. Wanita 54 tahun ini terlihat santai membakar ikan tersebut bersama penjual.

3 dari 7 halaman

2. Sebagai penggemar jamu gendong, wanita alumni Universitas Airlangga ini tak segan membeli jamu di sekitar kediamannya.

4 dari 7 halaman

3. Mengendarai sepeda motor bersama Arumi Bachsin saat mengkampanyekan keselamatan berkendara.

View this post on Instagram

Sudah lama saya tidak merasakan mengendarai motor seperti ini. Bedanya ini adalah motor matic, sementara motor yang dulu biasa saya pakai adalah motor setengah trail. Maklum dulu saya sempat punya cita-cita sebagai pembalap motor. Oh ya, saya yakin hampir semua orang bisa mengendarai motor. Tapi soal keamanan dan keselamatan berkendara umumnya masih kurang peduli. Alhasil mayoritas kecelakaan didominasi oleh pengendara motor. Oleh karena itu pada acara Millenial Road Safety Festival di Jembatan Suramadu, Kota Surabaya Minggu (17/3) kemarin, saya bersama Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V Brawijaya turun langsung mengkampanyekan keselamatan berkendara kepada para millenial. Saya tidak ingin, kamu pakai helm hanya karena takut ditilang polisi, tapi karena peduli akan keamanan diri sendiri dan "dia" yang kamu bonceng. #millenialroadsafetyfestival #safetyriding #nawabhaktisatya #jawatimur #millennial #surabaya #suramadu

A post shared by khofifah indar parawansa (@khofifah.ip) on

5 dari 7 halaman

4. Bersama para pegawai Kementerian Sosial, Khofifah terlihat menikmati makan siang dengan lauk sederhana di kantin Salemba 28.

6 dari 7 halaman

5. Khofifah berasma rekannya saat menyusuri Sungai Brantas, wanita kelahiran Surabaya ini meninjau sampah yang ada di sungai tersebut.

View this post on Instagram

Cukup bayang-bayang kelam dan kenangan pahit masa lalu tentang mantan yang dibuang ke Sungai Brantas. Jangan popok, botol plastik, kasur, sofa, dan sampah rumah tangga lainnya karena hanya akan mencemari sumber air minum, merusak ekologi, dan keanekaragaman hayati disana. Kamu tidak ingin Jawa Timur banjir atau ikan endemik seperti Bader, Rengkik, Kething, Jendil, Montho, dll punah kan? Minggu pagi (17/2) saya menelusuri Sungai Brantas mulai dari Jasa Tirta Rolag, Jambangan, hingga ke Karang Pilang. Lebih dari 50.000 bibit ikan bader ditebar dan 100 bibit pohon klengkeng dan 50 bibit pohon mangga ditanam. Tadi pagi juga ada deklarasi Relawan Jogo Kali. Monggo jika ada yang ingin ikut bergabung. Mulai saat ini tolong jangan buang sampahmu lagi ke Sungai Brantas. Sampaikan ke teman, keluarga, kerabat, dan tetangga untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Brantas. Maturnuwun... #RelawanJogoKali #jatimsehat #jatimharmoni

A post shared by khofifah indar parawansa (@khofifah.ip) on

7 dari 7 halaman

6. Menggunakan kebaya bewarna kuning, Khofifah terlihat sederhana saat menghadiri wisuda putra ketiganya di Universitas Brawijaya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Gubernur Jatim Ajak Dukung Penuh Presiden-Wapres Terpilih
Artikel Selanjutnya
Gubernur Jatim Minta Masyarakat Jaga Keamanan saat Pelantikan Presiden