Sukses

LIVE STREAMING:PELANTIKAN PRESIDEN JOKOWI & WAPRES MA'RUF AMIN

VIDEO: Melihat Tradisi Tahunan Kebo-keboan di Banyuwangi

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai ungkapan syukur atas hasil pertanian yang melimpah warga Desa Alasmalang, Banyuwangi, menggelar tradisi adat Kebo-keboan. Puluhan petani berdandan seperti kerbau melakukan pawai berkeliling kampung.

Tak hanya itu, Kerbau-kerbauan ini juga memperagakan prosesi membajak sawah di areal persawahan yang dipenuhi lumpur.Tradisi unik ini digelar warga Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur.

Tradisi Kebo-keboan ini rutin digelar setiap tahun sebagai wujud syukur atas hasil pertanian yang melimpah. Sebagai simbol melimpahnya panen, aneka hasil pertanian diletakkan di setiap sudut desa.

Di batas desa, para petani mulai berdandan layaknya seekor kerbau. Dengan menggunakan tanduk, tubuh petani dilumuri warna hitam, agar mirip kerbau. Bupati Abdullah Azwar Anas beserta jajarannya membuka ritual ini, dengan membunyikan kalung kerbau sebagai tanda dimulainya ritual, demikian yang tayang pada program Fokus, Rabu, 18 September 2019.

Acara ini makin meriah saat para pemain Kebo-keboan mendekati penonton dan melumuri sebagian penonton dengan pewarna hitam.Setelah pawai keliling kampung, Kebo-keboan melakukan atraksi membajak sawah di areal persawahan penuh lumpur.

Areal persawahan yang telah dibajak langsung ditanami benih padi oleh petani. Warga percaya, jika warga bisa mendapat benih padi yang akan ditanam, maka akan memperoleh keberkahan. Tak ayal, penonton yang ingin mengambil benih padi, terlibat saling kejar dengan pemain Kebo-keboan, hingga membuat acara semakin meriah.

Digelar tiap tahun, tradisi ini mampu menyedot ribuan pengunjung untuk menyaksikan keunikan pertunjukan petani yang beratraksi layaknya seekor kerbau. Selain pawai kerbau keliling kampung, digelar kenduri dan kesenian tari Banyuwangi, untuk menghibur wisatawan yang datang.

Yuk tonton videonya