Sukses

VIDEO: Gubernur Jatim Ingin Program TMMD Perkuat Nasionalisme

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa, TMMD ke-106 tahun 2019 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rabu pagi, 2 Oktober 2019 di Lapangan Kecamatan Jabon Sidoarjo, dihadiri Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe Prasetja Boedi.

Pembukaan TMMD kali ini sekaligus membuka pelaksanaan TMMD serentak di 4 kabupaten di Jawa Timur meliputi Ponorogo, Jombang, Malang dan Pasuruan. Berikut dilansir program Fokus, Kamis, 3 Oktober 2019.

Pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Lapangan Dukuhsari Jabon, wilayah Kodim 0816 Sidoarjo. Hadir Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Wisnoe Prasetja Boedi serta Bupati Sidoarjo Syaiful Ilah. Gubernur Jatim juga menyerahkan sejumlah alat pertanian kepada anggota TNI dan Linmas secara simbolis.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap, setiap kegiatan TMMD, hendaknya bisa digunakan untuk pendekatan kepada masyarakat, dalam membangun berbagai sarana fisik, maupun non-fisik, serta penguatan nasionalisme, agar jangan sampai ada ruang terkait potensi adu domba.

TNI yang manunggal dengan rakyat, mempunyai kekuatan sebagai integritas sosial, dengan harapan bisa bersama-sama membangun persatuan, dan persaudaraan yang makin kuat.

“Proses ini juga menyertakan keterlibatan masyarakat, termasuk elemen-elemen strategis di tingkat desa, dan lebih dari itu kita harus sering membangun intensitas komunikasi dengan rakyat agar tidak ada potensi untuk mengadu domba kita, agar TMMD ini punya kekuatan integritas dan integrasi bangsa serta integritas sosial agar tercipta kebersamaan bangsa yang semakin kuat,” kata Khofifah Indar Parawansa.

TNI Manuggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 ini difokuskan untuk membangun berbagai infrastruktur dalam pembanguan fisik di 5 kabupaten kota di Jawa Timur salah satunya di wilayah Desa Kupang, Jabon Sidoarjo.