Sukses

VIDEO: Dianggap Pelit, 4 Orang Rampok Juragan Rias Pengantin di Lumajang

Liputan6.com, Jakarta - Merampok majikannya sendiri, empat orang pegawai perias pengantin di Lumajang, Jawa Timur, ditangkap Tim Cobra Polres Lumajang. Korban disekap dan diancam dengan pisau oleh para pelaku. Kepada polisi, para pelaku mengaku nekat merampok majikannya lantaran dinilai pelit.

Empat orang tersangka perampokan yakni RD, HR, IS, dan JH, warga Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit Lumajang menjalani reka ulang kasus perampokan di rumah Tiananto alias tante Tiara, Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit. Reka ulang ini dilakukan untuk melengkapi alat bukti polisi.

Dalam reka ulang tersebut diketahui, para tersangka masuk rumah korban dengan cara mengetuk pintu. Usai korban membukakan pintu, para pelaku langsung menodongkan senjata tajam ke arah korban. Berikut diberitakan Fokus,21 Oktober 2019.

Para pelaku kemudian menyekap dan menguras uang korban sebesar Rp 30 juta. Para pelaku merampok sang majikan karena selama ini dianggap pelit.

Apalagi para pelaku kesal, usai korban sengaja pamer dan mengunggah uang puluhan juta rupiah di media sosial miliknya. Uniknya meski sudah dirampok, namun korban meminta polisi untuk tidak menghukum para pelaku, karena masih kerabat sendiri dan menjadi karyawannya selama puluhan tahun.

Aksi perampokan tersebut terjadi pada Agustus lalu, setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku di rumahnya masing-masing. Keempat tersangka terancam Pasal 365 KUHP Tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara. Polisi masih mengejar 2 orang tersangka lagi yang masih melarikan diri.