Sukses

Khofifah Harap Mendes Entaskan Desa Tertinggal di Jawa Timur

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membantu mengentaskan desa tertinggal di provinsi setempat.

"Harapan kami sangat besar ke Pak Halim untuk membantu Jatim dalam rangka mengentaskan desa tertinggal," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/10).

Berdasarkan dari data Indeks Desa Membangun (IDM) Kementerian Desa, di Jatim masih terdapat 361 desa tertinggal pada tahun 2019, atau turun dibandingkan 2018 yang jumlahnya 1.208 desa, dilansir dari Antara.

Dalam banyak forum, kata dia, ia meminta agar dipetakan faktor penyebab ketertinggalannya serta pola intervensinya agar pada 2020 bisa bersama-sama mengentaskan.

"Tahun depan semuanya harus terentas dan tak ada lagi desa tertinggal di Jawa Timur," ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Sebagai upaya memenuhi target tahun depan tak ada lagi desa tertinggal, mantan menteri sosial juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergotong royong mengentaskannya, termasuk kepada seluruh kepala daerah agar memberikan pendampingan vokasi pendidikan.

"Bentuk dan caranya, disesuaikan dengan kondisi desa yang ditangani. Harus ada target supaya berjalan jelas arahnya," kata gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

 

 

 

*** Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Ucapan Selamat dari Khofifah untuk 7 Mentari Asal Jatim

Di sisi lain, ketua umum PP Muslimat NU itu juga mengucapkan selamat bekerja kepada para menteri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin di Kabinet Indonesia Maju, terutama bagi para tokoh asal Jatim.

Total tujuh menteri asal Jatim yang telah dilantik Presiden Joko Widodo, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno asal Bojonegoro, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang sama-sama dari Kediri.

Kemudian, Menko Polhukam Mahfud MD asal Madura, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajjir Efendi asal Madiun, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah asal Mojokerto serta Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dari Jombang.

Gubernur Khofifah berharap sinergi antara Pemprov dan kementerian bisa dijalin demi memajukan Jatim sebagai daerah asal para menteri tersebut.

"Kami berharap sinergitas mereka dengan daerah asal mereka, Jatim, akan nyambung produktif- strategis," tutur Khofifah yang juga pernah menjabat Menteri Sosial tersebut.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini