Sukses

Ayo Wisata ke Kampung Nelayan Kenjeran Surabaya

Liputan6.com, Jakarta - Bicara tentang liburan, Indonesia memiliki banyak destinasi wisata yang tidak biasa. Salah satu tujuan wisata menarik yang banyak ditemukan di Indonsia adalah kampung nelayan

Di Indonesia, banyak daerah yang memiliki kampung nelayan, seperti di Belitung, Jakarta, Sulawesi Tenggara dan lain-lain. Biasanya kampung nelayan terletak di daerah pesisir, dan perekonomiannya didominasi dengan penangkapan ikan. 

Tak hanya diisi dengan wisata sejarah, Surabaya, Jawa Timur juga punya kampung nelayan. Kampung Nelayan Kejawan Lor Kenjeran, ada di Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak. 

Kampung Nelayan ini dikenal juga dengan Kampung Warna-Warni. Hal ini disebabkan atap rumah di kawasan ini di cat warna-warni sejak 2016.

Pada September 2016, Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya bekerja sama dengan PT HM Sampoerna melakukan penataan dan pengecetan ulang kampung nelayan ini. Diharapkan dengan pengembangan wisata terpadu tersebut, kawasan pesisir yang cantik tersebut dapat mendatangkan lebih banyak wisatawan baik dari dalam atau pun luar daerah. 

Berkunjung ke Kampung Nelayan Kenjeran, ada banyak hal yang bisa Anda temukan. Di sana Anda akan mendapatkan pemandangan unik dari rumah yang dicat warna warni. 

Selain itu, terdapat pula taman indah yang telah dibangun di kampung ini yaitu Taman Suroboyo. Di taman ini Anda dapat melihat ikon Kota Pahlawan, patung Suro dan Boyo terbesar yang menghadap ke laut. Taman ini juga dilengkapi dengan permainan-permainan anak dan berbagai tanaman yang mengitarinya.

Sebagai kawasan pesisir, di kampung ini juga terdapat Sentra Ikan Bulak. Sentra ini merupakan pusat hasil olahan ikan laut Surabaya.

Selain itu, di Kampung Nelayan Kenjeran, Anda dapat melihat pemandangan pantai. Di kampung yang berbatasan dengan Pantai Nambangan ini juga, Anda dapat melihat aktivitas para nelayan yang sedang melabuhkan perahunya.

(Kezia Priscilla - Mahasiswa UMN)

 

2 dari 3 halaman

Pantai Kenjeran, Ikon Wisata Bahari Surabaya

Sebelumnya, selain memiliki taman-taman dan hutan kota yang bikin segar mata, Kota Pahlawan juga memiliki wisata bahari yang dapat jadi pilihan untuk dikunjungi ketika berada di Surabaya, Jawa Timur. Salah satunya adalah Pantai Kenjeran.

Pantai ini terbagi menjadi Pantai Kenjeran Lama dan Pantai Kenjeran Baru, Surabaya. Untuk Pantai Kenjeran Lama itu sendiri, kegiatan yang bisa dilakukan lebih mengarah kepada kegiatan wisata konvensional.

Pengunjung dapat menikmati pemandangan alami dengan ombak yang tidak terlalu besar. Oleh karena itu rekreasi yang biasa dilakukan oleh pengunjung adalah berlayar dengan menyewa perahu dan berenang. Perahu tersebut akan berkeliling selama kurang lebih satu jam perjalanan.

Pengunjung juga bisa berwisata kuliner di pantai Kenjeran Lama ini. Selain itu, di wilayah ini dapat melihat pemandangan Jembatan Suramadu, jembatan ini terlihat lebih indah ketika malam hari.

Wisata Pantai Kenjeran Baru disebut juga sebagai Kenpark atau Pantai Ria Kenjeran. Pembangunan wisata baru di Surabaya ini dibangun karena kawasan wisata Kenjeran Lama semakin sepi pengunjung. Setelah dibangun Kenpark ini, kawasan wisata tersebut kembali ramai.

Berbeda dengan Pantai Kenjeran Lama, Pantai Kenjeran Baru memiliki konsep lebih modern. Daya tarik utama dari Pantai Kenjeran Baru adalah Klenteng Sanggar Agung, Pagoda Tian Ti, dan waterpark.

Pemandangan yang menjadi titik sentral dari Pantai Kenjeran Baru, Surabaya adalah Jembatan Kenjeran. Objek wisata ini adalah jenis objek wisata air mancur menari atau dancing water.

Untuk memasuki kawasan Wisata Pantai Kenjeran Baru, pengunjung akan dikenakan tiket masuk Rp 15.000 per orang, dengan biaya parkir kendaraan mulai dari Rp 8.000 per kendaraan. Anda bisa berkunjung mulai dari pagi pukul 06.00 sampai jam 17.00 sore. Bagaimana Anda tertarik untuk kunjungi Pantai Kenjeran yang terletak sekitar 9 kilometer (km) dari pusat kota ini ?

 

(Tito Gildas, Mahasiswa Universitas Indonesia)

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Dinas Pendidikan Jawa Timur Dampingi Sekolah Terkait USBN
Artikel Selanjutnya
Unusa AFC Bakal Dukung Program One Pesantren One Product Jawa Timur