Sukses

VIDEO: Peminat Seni Ukir Kayu Jati dari Bojonegoro Masih Tinggi

Liputan6.com, Jakarta - Seiring makin banyaknya warga di Bojonegoro yang mendalami ajaran agama Islam, kegemaran mengoleksi karya kaligrafi dari bahan kayu jati makin tinggi peminatnya.

Kerajinan kaligrafi ini biasanya digunakan warga untuk interior rumah agar menambah suasana khidmat dan suasana rumah lebih islami. Berikut videonya pada Fokus, 4 November 2019.

Beginilah aktivitas usaha ukir kayu jati milik Sutrisno di Desa Campurejo, Kecamatan Kota Bojonegoro. Para pengrajin ukir kaligrafi sibuk mengerjakan berbagai jenis kaligrafi. Salah satunya ukiran berbentuk Asmaul Husna ini. Serta ukiran kaligrafi mulai ukuran mini hingga ekstra besar. Seiring makin tingginya pesanan, usaha ukir kaligrafi mulai kebanjiran order.

Pembuatan seni kaligrafi ini memang tidak mudah. Dibutuhkan ketrampilan, ketelatenan dan keuletan untuk mengerjakannya. Dengan dibantu enam orang pekerja, Sutrisno membuat ukiran kaligrafi untuk memenuhi permintaan konsumen.

Menurut Sutrisno, Pemilik Usaha Kerajinan Ukir, untuk pemesannya berasal dari lokalan, yaitu, Surabaya, Sidoarjo hingga Depok. Untuk harganya mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah, tergantung ukuran dan tingkat kesulitannya. Selain seni kaligrafi, perajin ukir ini juga menerima pesanan ukir dalam ukuran besar seperti mimbar masjid dan bedug.