Sukses

VIDEO: Ini Dugaan Penyebab Ambruknya Atap Kelas SDN Gentong di Pasuruan

Liputan6.com, Jakarta - Pasca insiden ambruknya atap SDN Gentong Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan, Polres setempat dibantu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim, langsung menggelar olah TKP, dengan melakukan uji bahan dan kelayakan bangunan.

Sementara itu pasca kejadian, pihak SDN Gentong Kota Pasuruan meliburkan semua siswanya, pada Rabu pagi. Hal ini karena sebagian besar guru dan siswa masih trauma dan dalam masa berkabung. Berikut video liputannya pada Fokus, 7 November 2019.

Empat ruang kelas yang terdiri dari kelas 2 A dan 2 B serta kelas 5 A dan 5 B, SDN Gentong Kecamatan Gadingrejo di Jalan Kyai Haji Sepuh Kota Pasuruan, telah diberi garis polisi.

Untuk memastikan penyebab ambruknya atap keempat ruang kelas itu, Tim Labfor Polda Jatim, melakukan penyelidikan pada Selasa sore. Selain melakukan uji tembok atau dinding ruangan yang ambruk, Tim Labfor Polda Jatim juga menguji bahan material atap bangunan yang baru direnovasi 2 tahun lalu itu.

Kesimpulan sementara menurut Kombes Pol Koesnadi, Kabid Forensik Polda Jatim, runtuhnya bangunan dimulai dari ruang kelas 2b lalu menjalar ke bangunan lainnya, karena struktur bangunan yang tidak sesuai dan menyalahi aturan.

Sebanyak tiga tenda darurat didirikan polisi dan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), di halaman SDN Gentong Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan pada Rabu pagi. Semula tenda-tenda tersebut akan digunakan untuk proses belajar mengajar darurat, siswa kelas 2 dan kelas 5 yang ruang kelasnya ambruk.

Namun, karena sebagian besar siswa dan gurunya masih trauma, pihak sekolah akhirnya memutuskan untuk meliburkan seluruh siswanya, hingga beberapa hari ke depan. Keputusan ini juga diambil untuk menghormati keluarga korban, yang meninggal dunia dalam insiden tersebut.