Sukses

VIDEO: Pondok Pesantren di Kediri Berhasil Budidayakan 14 Jenis Kurma

Liputan6.com, Jakarta - Buah kurma yang biasa tumbuh di negara Timur Tengah, ternyata bisa tumbuh dan berbuah di Indonesia yang mempunyai iklim tropis. Di Kediri, Jawa Timur sebuah pondok pesantren berhasil membudidayakan 14 jenis buah kurma.

Buah kurma yang identik hanya bisa tumbuh di negara jazirah arab, kini ternyata bisa dibudidayakan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Seperti yang dilakukan oleh Kyai Mustain Anshori, pengasuh Pondok Pesantren Pari Ulu, Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah, Kediri. Berikut seperti ditayangkan pada Liputan6, 12 November 2019.

Di kebun milik pondok pesantren tersebut kini ada 14 jenis kurma yang berhasil dibudidayakan setelah melakukan penelitian selama 4 tahun. Jenis-jenis kurma yang dibudidayakan diberi nama Kurma Nusantara.

Sampai saat ini, penelitian sudah dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, kurma yang dibudidayakan bisa berbuah dalam kurun waktu 4 tahun sejak benih mulai ditanam, sedangkan dalam eksperimen tahap kedua, kurma bisa berbuah dalam kurun waktu 2 tahun.

Saat ini sudah ada tiga jenis kurma yang sudah berbuah dari 14 jenis yang dibudidayakan, yakni jenis Ajwa, Ruzeis dan Madinah. Untuk merawat pohon kurma ini setiap hari, pengasuh pondok selalu melibatkan para santrinya.

Selain ditaman di atas lahan, pohon kurma hasil budidaya ini juga ditanam di atas polibag dan pot. Pohon kurma hasil budidaya ini telah mulai berbuah untuk ke-3 kali musim.

Hingga saat ini, kurma hasil budidaya belum dijual belikan, karena masih dalam proses penelitian. Setelah terbukti bisa dikembangkan oleh petani di Indonesia, Mustain Anshori baru akan menjual, dengan harapan dapat dibudidayakan oleh petani secara massal.