Sukses

VIDEO: Pengamanan Mapolres Surabaya Ditetapkan Siaga I Usai Bom Medan

Liputan6.com, Jakarta - Pengamanan di Markas Polrestabes Surabaya yang sempat menjadi sasaran teror bom bunuh diri pada Mei 2018, lebih diperketat pasca ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Rabu pagi. Selain menambah personil bersenjata lengkap, seluruh barang bawaan pengunjung wajib melewati mesin pemindai X-ray.

Pasca ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, pengamanan Polrestabes Surabaya diperketat, bahkan ditetapkan siaga 1 untuk pengamanan markas.

Seperti diketahui, Mapolrestabes Surabaya menjadi sasaran bom bunuh diri pada pada 14 Mei 2018. Selain dijaga anggota bersenjata lengkap dan rompi anti peluru, Polrestabes Surabaya juga memberlakukan one gate system baik untuk anggota maupun masyarkat. Para pengunjung juga diwajibkan memasukkan tas dan barang bawaannya ke mesin pemindai X-ray. Berikut seperti ditayangkan pada Fokus, 15 November 2019.

Meski pola pengamanan Mapolrestabes Surabaya diperketat, tapi pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Sejak Senin lalu, suasana di Mapolrestabes Surabaya ramai didatangi warga kota Surabaya.

Setiap hari ratusan warga mengajukan permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK karena bersamaan dengan pembukaan lowongan kerja Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), CPNS kota Surabaya.