Sukses

VIDEO: Kayu Termakan Usia, Plafon SDN di Probolinggo Ambruk

Liputan6.com, Jakarta - Plafon gedung sebuah SDN Sumberpoh di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ambrol. Beruntung peristiwa tersebut terjadi pada Kamis dini hari, hingga tak sampai menimbulkan korban jiwa. Pihak kepolisian, langsung melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab ambruknya atap ruang kelas.

Anggota Tim Identifikasi Polres Probolinggo, ikut membantu penyelidikan atas ambruknya plafon SDN Sumberpoh Kecamatan Maron, pada Kamis pagi. Peristiwa yang terjadi dua kali dalam kurun sepekan ini, akibat dari atap sekolah ini yang telah rapuh karena berusia tua. Beruntung dalam insiden kali ini, tak ada korban jiwa.

Puing-puing plafon hanya menimpa meja dan kursi dalam kelas, dan merusak beberapa peralatan sekolah lainnya. Kayu rangka plafon atau bagian atap penyangka, sudah keropos termakan rayap, sehingga tidak bisa menahan berat plafon. Menurut Kapolsek Maron, penyelidikan atas insiden ini tetap dilakukan meski penyebab ambruknya plafon karena bangunannya yang sudah usang.

“Ruang kelas sekitar 2 minggu sudah tidak dipergunakan karena memang usianya sudah tua, terutama plafonnya dan jika dilihat posisi kayunya kondisinya sudah kropos semua dan empat kelas yang ada tidak digunakan belajar mengajar sampai ada perbaikan,” kata AKP Sugeng Supriantoro, Kapolsek Maron.

Bangunan SDN Sumberpoh Kecamatan Maron ini, Kabupaten Probolinggo, sebelumnya dibangun pada 1992. Pihak sekolah sebenarnya telah mengajukan proposal perbaikan namun sampai peristiwa ini terjadi belum ada jawaban dari pihak terkait.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan setempat mengkonfirmasi jika bangunan sekolah dasar ini  akan direnovasi tahun depan lewat APBD. Ruang kelas yang ambruk itu selama ini memang jarang digunakan karena jumlah siswanya yang sedikit.

Untuk sementara waktu, siswa kelas 3 yang plafon ruang kelasnya ambruk, dipindahkan ke kelas lainnya hingga proses renovasi selesai dilakukan. Demikian seperti diberitakan Fokus, 15 November 2019.