Sukses

VIDEO: Gubernur Khofifah Pastikan Telur Ayam dari Jawa Timur Aman

Liputan6.com, Jakarta - Menanggapi penelitian IPEN yang menyatakan telur ayam yang mencari makan di sekitar tumpukan sampah plastik di Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur, terkontaminasi racun dioksin, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau sentra produksi ayam petelur untuk memastikan produksi telur ayam di tingkat peternak aman dikonsumsi dan terjaga kualitasnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi produksi ayam petelur, Desa Kambingan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, didampingi sejumlah pejabat serta peneliti dari Universitas Brawijaya (Unibraw). Di sini, Gubernur melihat langsung proses perawatan hingga pemanenan telur di kandang ayam petelur.

Khofifah juga melihat langsung jenis pakan ayam, yang tiap hari diberikan untuk memastikan produksi telur ayam di tingkat peternak memiliki kualitas bagus, dan sangat aman untuk dikonsumsi.

Kunjungan ini sebagai respons atas temuan lembaga penelitian IPEN, yang menyebutkan telur ayam di Tropodo Sidoarjo, terpapar racun dioksin. Ayam di kawasan itu, seringkali mencari makan di sekitar tumpukan sampah plastik, yang sangat berbahaya bagi lingkungan.

Atas temuan hasil penelitian tersebut, Gubernur Khofifah mengimbau masyarakat tidak panik. Namun dirinya khawatir akan berdampak pada turunnya penjualan telur asal Jawa Timur di pasaran. Padahal Jawa Timur sebagai salah satu daerah penyumbang kebutuhan telur nasional yang mencapai 30 persen.

"Saya ingin menyampaikan bahwa, aman, apa yang kemudian menjadi temuan di Tropodo, kita menghormati temuan itu, sementara itu dari tim Dinas Peternakan Jawa Timur sudah mengkonfirmasi ke Fakultas Peternakan Unair untuk membantu melakukan uji laboratorium, sambil kami sudah melakukan pertemuan dengan Rektor Unibraw dan Dekan akan mengundang para peternak telur dari Malang, Blitar dan Kediri,” kata Khofifah Indar Parawansa.

Sejauh ini proses produksi telur di kandang ternak sebagai tempat industri, dilakukan secara aman, mulai dari proses pemeliharaan hingga pemanenan. Temuan telur terkontaminasi dioksin tersebut, terjadi pada ayam kampung yang dilepas bebas dan mencari makan di lokasi sampah, dengan jumlah populasi ayam yang sangat sedikit.

Diharapkan hasil temuan telur terpapar dioksin tersebut tidak menjadikan masyarakat khawatir untuk konsumsi telur ayam dari Jawa Timur. Demikian diberitakan Fokus, 21 November 2019.