Sukses

Yuk Jalan-Jalan di Pasar Bunga Kayoon Surabaya

Liputan6.com, Jakarta - Kapal pesiar asal Jerman Aida Vita bersandar di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Jumat 22 November 2019.

Kapal pesiar itu membawa sekitar 1.000 penumpang dari Jerman. Penumpang Kapal Pesiar Aida Vita pun diajak mengunjungi sejumlah tujuan wisata menarik di Surabaya, Jawa Timur. Salah satu tempat yang dikunjungi wisatawan yaitu Pasar Bunga Kayoon. 

Pasar ini termasuk pasar tematik yang menjual berbagai macam jenis bunga rangkaian dan bunga hias. Pasar bunga ini berada di Jalan Kayoon, Gubeng dan berdampingan dengan hantaran Kalimas. Pasar ini memiliki luas 3.000 meter persegi dan termasuk pusat pasar bunga terbesar di Indonesia timur. Pasar bunga ini terkenal sebagai pusat penjualan bunga sekitar 1985. Mencapai puncak kejayaan pada 1990-1997.

Mengutip pasarsurya.surabaya.go.id, di pasar bunga Kayoon ada sejumlah aktivitas yang dilakukan berkaitan dengan bunga. Misalkan, ada penjual bunga potong. Usaha penjual bunga ini hanya sediakan bunga, baik itu untuk dijual bagi pembeli dari luar/umum dan hanya menyediakan stok bagi para perajin rangkaian bunga di sana.

Ada juga pedagang yang menawarkan bunga artificial. Pedagang tersebut menjual bunga artificial yang terbuat dari plastik, bunga kering, kain dan kertas.

Selain itu ada pula jasa merangkai bunga. Ini karena keahliaan pedagang yang juga dapat merangkai bunga. Pedagang ini hanya membeli bunga dari penjual bunga di Pasar Kayoon. Bila ada pemesanan dari pelanggan, kemudian pedagang itu akan merangkaikan bunga.

Jasa lainnya yang ditawarkan yaitu jasa dekorasi. Uasaha ini hampir sama dengan jasa rangkaian bunga, hanya saja karya yang dihasilkan berbeda. Material yang dipakai tidak hanya bunga, tetapi juga memakai kayu triplek, sterofoam dan sejenisnya.

Jenis karya yang dihasilkan biasa berupa papan-papan ucapan selamat, rangkaian mobil bunga untuk karnaval, hingga dekorasi panggung baik dalam acara resmi dan pernikahan.

Dengan keunikan pasar bunga ini sehingga menjadi salah satu pasar tematik yang  juga menjadi tujuan wisata. Pasar ini menjadi tujuan wisatawan termasuk wisatawan asing.

Contohnya jika ada kapal pesiar yang sandar di dermaga Gapura Surya, Tanjung Perak, Surabaya. Ketika wisatawan turun dari kapal pesiar, Pasar Bunga Kayoon akan menjadi salah satu tujuan wisata yang dikunjungi. Pasar Bunga Kayoon telah menjadi salah satu ikon wisata di Surabaya,  berkat kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kota Surabaya.

2 dari 4 halaman

Kapal Pesiar Terbesar Jerman Bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Sebelumnya, kapal pesiar asal Jerman Aida Vita bersandar di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Jumat, 22 November 2019.

Kapal pesiar yang menampung sekitar 1.000 penumpang dari Jerman ini mengunjungi berbagai tujuan wisata menarik di Surabaya. Demikian mengutip dari instagram @surabayasparkling.

Kapal pesiar ini berada di pelabuhan Tanjung Perak dari pukul 08.30 WIB-19.00 WIB. Para wisatawan pun akan berkunjung ke sejumlah spot-spot wisata antara lain Gunung Bromo, Trowulan Majapahit, Tretes, Tugu Pahlawan, House of Sampoerna, Klenteng Hong Sang Tan, Patung Budha 4 Wajah, Pasar Genteng, Pura Jagad Karana, Museum Surabaya, Joko Dolog, Pasar Bunga Kayoon, Gereja Kapanjen, dan Monkasel.

Bagi Anda tertarik lihat kapal pesiar ini dapat merapat ke Surabaya North Quay. Selain itu di tempat tersebut juga ada berbagai usaha kecil menengah (UKM) yang menawarkan produk unggulannya.     

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Mengutip Huffington Post, Aida Vita termasuk salah satu kapal pesiar yang populer. Kapal pesiar ini dibangun pada 2002 untuk Aida Cruises, perusahaan Jerman. Penumpang kapal ini biasanya berasal dari Jerman.

Kapal pesiar ini berorientasi untuk keluarga dengan sejumlah fasilitas yang ditawarkan untuk anak-anak. Selain itu, ada juga kegiatan khusus yang ditawarkan selama liburan sekolah.

Aida Vita juga termasuk salah satu kapal pesiar terbesar yang memiliki 633 kabin dan dapat menampung hingga 1.582 penumpang. Bagi turis tertarik untuk berlayar selama empat hari di Mediterania Barat harus merogoh kocek sekitar USD 480. Kapal pesiar ini biasanya berlayar di musim dengan rute berhenti di Mallorca, Spanyol, Roma dan Korsika.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Mahasiswa Unair Bikin Produk Kecantikan dari Racikan Nusantara
Artikel Selanjutnya
Dinas Pendidikan Jawa Timur Dampingi Sekolah Terkait USBN