Sukses

VIDEO: Densus 88 Tangkap Seorang Pria Terduga Teroris di Pasuruan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria di Pasuruan, Jawa Timur ditangkap anggota Densus 88, diduga terkait bom bunuh diri di Medan beberapa waktu lalu. Penangkapan terduga teroris tersebut sempat mengagetkan warga sekitar, karena selama ini terduga dianggap warga yang baik dan tak nampak berperilaku aneh.

Rumah AD, di gang Asri Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil, Pasuruan tampak sepi usai penggeledahan yang dilakukan anggota Densus 88, Anti Teror Mabes Polri. Namun di dalam rumah masih ada istri dan anak AD.

DM, istri AD sempat menemui wartawan dan sejumlah warga yang menanyakan perihal penangkapan suaminya. DM mengakui suaminya ditangkap Densus 88 Senin sore dan langsung dibawa ke Mapolda Jatim. Penangkapan AD, membuat kaget warga, karena warga mengetahui AD dikenal baik dan sering bergaul dengan warga.

Informasi di Kantor Kelurahan Kersikan menyebutkan, jika AD dan keluarganya baru menempati rumahnya itu sekitar 2 bulan lalu. Sampai saat ini, secara administrasi AD dan keluarganya belum tercatat sebagai warga Kelurahan Kersikan.

Sementara itu, Polda Jatim membenarkan penangkapan seorang terduga teroris di wilayah Pasuruan oleh tim Densus 88 Anti Teror. Polisi menyita barang bukti di antaranya sepeda motor serta dokumen yang terkait dengan gerakan yang diikuti terduga pelaku terorisme ini.

"Ini terkait dengan jaringan teror atau diperkirakan potensial menjadi tersangka terorisme yang berada di wilayah Polda Jawa Timur, AD ditangkap sendiri pada saat kemarin sampai dengan malam hari, istri yang bersangkutan dengan memiliki lima orang anak kita kembalikan, untuk istrinya diperiksa di Polres Pasuruan sedangkan AD dibawa oleh Densus 88," kata Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Jatim.

Hingga saat ini, Densus 88 Anti Teror masih mendalami penyidikan terhadap terduga pelaku teroris AD untuk mengungkap jaringan pelaku aksi terorisme lainnya. Demikian seperti diberitakan Fokus, (21/11/2019).