Sukses

VIDEO: Bercerai, Pria di Probolinggo Teror Mantan Istrinya dengan Petasan

Liputan6.com, Jakarta - Diduga sakit hati dan jengkel telah digugat cerai mantan istrinya, seorang pria di Kota Probolinggo, Jawa Timur, melempar petasan berukuran jumbo ke rumah mantan istrinya. Namun sialnya, petasan  justru meledak ditangannya sendiri, hingga mengakibatkan telapak tangannya terluka parah.

Di ruang Resusitasi IGD RSU dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo, seorang pria berinisial UAP menjalani perawatan intensif karena luka serius di telapak tangannya. Laporan yang diterima tim medis pihak rumah sakit, luka yang dialaminya itu akibat petasan berukuran jumbo, yang meledak di tangannya sendiri.

Hampir seluruh jari tangan putus dan telapak tangannya hancur. Pihak medis RSU dr. Mohammad Saleh, kini masih menunggu hasil analisa dokter ortopedi untuk mengambil tindakan lanjutan berupa amputasi. Berikut seperti diberitakan pada Fokus, 21 November 2019.

Peristiwa meledaknya petasan jumbo, terjadi tepat di depan rumah SMH mantan istrinya, di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Rabu dini hari.

Saat didekati, beberapa orang penghuni rumah dan warga sekitar hanya mendapati bekas ledakan dan sebuah sepeda motor berlumuran darah tanpa pemiliknya.

Mereka pun langsung melapor ke Mapolsek Kademangan. SMH rupanya curiga jika ledakan petasan itu merupakan bentuk teror terhadap dirinya, karena sudah dua kali terjadi. Dirinya menuduh pelaku teror adalah mantan suaminya, karena sakit hati setelah digugat cerai olehnya. 

Identitas korban ledakan petasan sekaligus pelaku teror terungkap, saat sejumlah anggota Polantas yang sedang berjaga di pos Lantas Pilang, tiba-tiba didatangi seorang pria dengan kondisi terluka, yang meminta anggota Polantas mengantarnya ke rumah sakit. 

Proses penyelidikan kasus ini, menunggu membaiknya kondisi korban ledakan yang hingga Rabu sore, masih menjalani perawatan intensif di RSU dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo.