Sukses

VIDEO: Museum Pendidikan, Tempat Edukasi Sejarah Pendidikan di Surabaya

Liputan6.com, Jakarta - Bertepatan dengan Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2019. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma). Meresmikan Museum Pendidikan sebagai wisata edukasi untuk pelajar.

Sementara di Mojokerto, ratusan murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) sungkem dihadapan Ibu-Bapak guru mereka, sambil memberi setangkai bunga dan kue tart.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Senin pagi meresmikan Museum Pendidikan di Jalan Genteng Kali Surabaya. Museum Pendidikan ini dulunya adalah gedung Sekolah Taman Siswa yang memiliki sejarah pendidikan di Surabaya.

Di Museum Pendidikan ini, terdapat banyak koleksi sejarah pendidikan di Indonesia, mulai dari alat tulis, suasana kelas di zaman dulu, hingga bangku sekolah dari zaman perjuangan.

Museum Pendidikan ini sengaja dihadirkan untuk masyarakat Surabaya sebagai tempat edukasi anak-anak agar mengetahui sejarah perjuangan dunia pendidikan di Indonesia, yang dahulu sangat sulit diraih. Museum Pendidikan ini mendapat sambutan positif perwakilan guru.

“Kita jadikan juga alat pendidikan untuk anak-anak, supaya mereka tahu bahwa dulu pendidikannya seperti ini dan tidak mudah mencari sekolah,” kata Tri Rismaharini, Walikota Surabaya.

Hari Guru Nasional juga diperingati pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Mojokerto. Ratusan murid melakukan sungkem di pangkuan Ibu-Bapak guru mereka sambil memberi setangkai bunga dan kue tart. Bahkan suasana haru pun pecah, saat guru dan murid menangis.

Pada peringatan hari guru ini, guru berharap kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan dan mensejahterakan tenaga pengajar. Demikian diberitakan Fokus, 26 November 2019.