Sukses

Kehadiran KA Sancaka Utara Bakal Genjot Sektor Pariwisata Jawa Timur

Liputan6.com, Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak mengharapkan kehadiran kereta api (KA) Sancaka Utara memudahkan mobilisasi para wisatawan dari Jawa Tengah berkunjung ke Jawa Timur dan sebaliknya.

Mudahnya mobilisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata di Jawa Timur. Oleh karena itu, menurut Emil perlu ada kerja sama yang kuat antara pemerintah provinsi (Pemprov) Jatim dengan PT KAI. Emil pun mendukung penuh atas beroperasinya KA Sancaka Utara.

Demikian juga disampaikan EVP PT KAI DAOP 8 Surabaya, Suryawan Putra Hia. Ia menuturkan, kehadiran kereta api Sancaka Utara ini untuk meningkatkan mobilitas masyarakat di Jawa Tengah bagian selatan dengan masyarakat Jawa Timur bagian utara.

“Kedua tempat tersebut terdapat tempat pusat bisnis, pertambangan, pariwisata, dan tempat pendidikan yang saat ini tumbuh pesat,” ujar dia.

Ia menambahkan, ada KA Sancaka Utara ini diharapkan meningkatkan ekonomi masyarakat dengan mudahnya mobilisasi warga Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Selain meningkatkan mobilitas masyarakat, kehadiran KA Sancaka Utara diharapkan bisa meningkatkan roda perekonomian melalui sektor pariwisata dan pendidikan," ujarnya.

2 dari 3 halaman

KA Sancaka Utara

KA Sancaka Utara relasi Pasar Turi - Kutoarjo pp, dijadwalkan berangkat dari Surabaya Pasarturi pukul 07.00 WIB dan tiba di Stasiun Kutoarjo pukul 14.07 WIB. Sementara KA Sancaka Utara relasi Kutoarjo - Surabaya Pasar Turi, berangkat dari Stasiun Kutoarjo pada pukul 17:15 WIB, dan tiba di Stasiun Pasar Turi pukul 00:35 WIB.

Tarif yang diberlakukan menggunakan mekanisme tarif batas bawah (TBB) dan tarif batas atas (TBA), menginggat KA Sancaka Utara merupakan KA komersial (non subsidi) dengan rincian harga tiket di mulai dari tarif Rp 110.000.

KA Sancaka Utara relasi Pasar Turi - Kutoarjo akan berhenti di 15 stasiun (daftar terlampir) seperti Lamongan, Babat, Bojonegoro, Cepu, dst. Rute KA ini dimulai dari Stasiun Pasarturi melalui stasiun di jalur utara hingga Gambringan , lalu berbelok melalui jalur tengah seperti melalui Stasiun Gundih, dan selanjutnya akan muncul pada jalur selatan di Stasiun Solobalapan hingga stasiun akhir yaitu Stasiun Kutoarjo.

KA Sancaka Utara, relasinya menghubungkan kota-kota tujuan wisata di jalur selatan yang sudah terkenal seperti Jogyakarta dan Solo, menuju tempat destinasi wisata wilayah utara seperti Cepu, Bojonegoro dan Lamongan.

Saat ini, masyarakat sudah dapat memesan tiket keberangkatan untuk KA Sancaka Utara di berbagai layanan tiket, mulai dari loket stasiun, minimarket, hingga layanan online berbasis aplikasi seperti KAI Accsess dan website resmi KAI.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Dinas Pendidikan Jawa Timur Dampingi Sekolah Terkait USBN
Artikel Selanjutnya
Unusa AFC Bakal Dukung Program One Pesantren One Product Jawa Timur