Sukses

VIDEO: Pemuda di Sidoarjo Dirikan Kampung Lali Gadget

Liputan6.com, Jakarta - Bermula dari keresahannya melihat anak-anak maupun remaja bermain gadget, membuat warga di Sidoarjo, Jawa Timur mendirikan kampung lali atau lupa gadget.

Tak hanya dikenalkan dengan beragam permainan tradisional seperti egrang, dakon, dan wayang, kampung lali gadget tersebut juga sebagai upaya untuk melestarikan warisan budaya bangsa serta mengurangi kecanduan anak bermain gawai atau gadget.

Berikut kita simak videonya pada Liputan6, (3/12/2019). Kampung lali gadget atau dalam Bahasa Indonesia “lupa gadget” ini berada di Dusun Bendet, Desa Pager Ngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur.

Di tempat ini, anak-anak dikenalkan dengan beragam permainan tradisional seperti egrang, dakon, balon gelembung, menembak botol gunakan peluru kertas, wayang dan lain-lain. Alhasil, mereka sangat antusias melakukan permainan tersebut.

Kampung lali gadget ada sejak April 2018 lalu, diprakarsai seorang pemuda, Ahmad Irfandi, yang resah melihat warga maupun anak-anak di tempatnya lebih banyak waktunya dipakai bermain gawai, sehingga mereka tak pernah bersosialisasi dengan teman-temannya.

Dengan dibantu sejumlah komunitas dan karang taruna desa setempat, maka terbentuklah Kampung Lali Gadget Sidoarjo, dengan harapan anak-anak maupun warga terus melestarikan permainan tradisional sedini mungkin. Serta mengajak anak-anak mengurangi bermain gawai yang dinilai dapat menyebabkan gangguan kejiwaan serta anti sosial.

Kini kampung lali gadget ramai didatangi anak-anak yang ada di desa setempat, maupun desa sekitarnya. Semua anak yang bermain harus bebas dari gadget. Gerakan Kampung Lali Gadget ini disambut baik para orang tua karena dapat mengurangi anak-anak bermain gawai dan mampu bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Ahmad Irfandi berharap kampung lali gadget ini menjadi kampung percontohan bagi kampung-kampung lain untuk terus mengkampanyekan permainan tradisional, dan mengurangi bermain gawai atau gadget sedini mungkin.