Sukses

6 Kutipan Inspiratif dari Pengusaha Ciputra

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia sedang berduka karena kehilangan sosok pengusaha properti Ciputra, pendiri Ciputra Group meninggal dunia pada 27 November 2019 di Singapura, tepatnya di Gleneagles Hospital Singapore pada pukul 01.05 waktu Singapura.

Ciputra meninggal di usia 88 tahun. Ayah dari empat anak ini dimakamkan pemakaman keluarga di Jonggol, Jawa Barat.

Konglomerat Ciputra terkenal memiliki jaringan bisnis properti di Indonesia. Grup Ciputra telah mengembangkan lebih dari 100 proyek di 44 kota di Indonesia termasuk di Surabaya, Jawa Timur. Mengutip Forbes, Ciputra dinobatkan sebagai orang terkaya dunia nomor 1.941. Sedangkan di Indonesia, ia menduduki peringkat ke-27 orang terkaya. Total kekayaan Ciputra mencapai Rp 18 triliun.

Konglomerat satu ini terkenal akan kisah-kisahnya yang inspiratif dan dinilai menjadi teladan karena hidupnya yang sukses. Namun, di balik kehidupannya yang sukses pasti tak luput dari perjuangannya yang sangat keras. Perjuangan Ciputra dirangkum dalam sebuah buku yang ditulis oleh Alberthiene Endah berjudul Ciputra, The Entrepreneur, The Passion of My Life.

Dalam buku tersebut, ada sejumlah kutipan yang dapat menginspirasi. Berikut beberapa kutipan inspiratif Ciputra yang dikutip Sabtu, (7/12/2019):

"Saya seperti menemukan apa yang selama ini saya cari. Sumber ketentraman. Saat itu tentu saja saya belum cukup pintar untuk menyimpulkan apa yang terjadi pada diri saya saat berinteraksi dengan spiritual. Yang pasti, saya menemukan kombinasi yang sangat sempurna antara kerja keras dan iman."

“Saya adalah pembelajar sejati dari apa yang terjadi di masa lalu. Saya sadari bahwa kemiskinan dan perjuangan keraslah yang mendorong saya bisa membangun bisnis yang berhasil.”

“Inspirasi untuk maju tidak akan berhenti karena aliran teladan menjadi sesuatu hal yang pasti dalam tubuh grup ini. Aset yang utama bukanlah uang, tapi kualitas manusia.”

"Di hadapan keberhasilan selalu ada kemungkinan gagal. Di antara dua kemungkinan itulah kita bergerak dalam hidup. Cara agar kita survive adalah menyusun kekuatan di dalam diri kita agar tetap bersemangat di dalam dua kemungkinan itu.”

"Segala peristiwa besar dan kecil, pahit dan manis, semua memiliki pesan yang indah. Semua membentuk diri saya. Memahat jiwa hingga menjadi diri seorang Ciputra yang dikenal Indonesia. Tuhan adalah perupa yang baik bagi ciptaannya.”

"Integritas dan profesionalisme diperlukan agar semangat entrepreneurship di dalam berproses untuk maju terus berada dalam rel yang baik.”

 

(Shafa Tasha Fahila - Mahasiswa PNJ)

2 dari 3 halaman

Kenangan Rina Ciputra tentang Sosok Ayah yang Sederhana

Sebelumnya, Rina Ciputra Sastrawinata, tak kuasa menahan tangis atas kepergian sang ayah, yakni Ir Ciputra, menuju peristirahatan terakhir. Pendiri Ciputra Group tersebut mengembuskan nafas terakhir di Singapura pada Rabu, 27 November 2019 sekitar pukul 01.05 waktu setempat.

Rina mengaku sangat terpukul atas kepergian sang ayah. Bagi Rina, Ciputra sudah menjadi role model sosok motivator dan juga inspirator tak hanya di lingkungan keluarga, namun juga di lingkungan Ciputra Group.

Dirinya pun banyak belajar dari ayahnya. Sosok ayah, di mata Rina merupakan seorang yang sederhana, pekerja keras, dan tidak pernah mengeluh sedikit pun. Terlebih sang ayah juga selalu mengajarkan prinsip-prinsip kejujuran kepada anak-anaknya.

"Kami banyak belajar dari ayah kami, kami selaku anak anak dan juga cucu-cucu akan terus pertahankan nilai-nilai hidup yang sudah ditanamkan pada kami semua sejak kami masih kecil," kata Rina saat melakukan konferensi pers di tempat persemayaman sang ayah, Ciputra Word I, Kuningan, Jakarta, Kamis, 28 November 2019.

RIna bercerita, selama masa hidup, ayahnya selalu memposisikan dirinya sebagai kreatif navigator sekaligus menjadi mentor untuk memberikan arahan kepada anak-anaknya. Upaya itu kerap dilakukan untuk memastikan keberlangsungan bisnis daripada Ciputra Group.

"Kami sebagai generasi penerus berkomitmen untuk terus pertahankan dan memelihara delegasi dari Pak Ciputra. Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah dan masyarakat luas Indonesia serta para dokter dan medis rumah sakit kerabat dan kolega dan semua pihak telah berikan dukungan kepada ayah kami sampai pada akhir hayatnya," tandasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini