Sukses

VIDEO: Stok di PMI Magetan Menipis, Masyarakat Diimbau Donor Darah

Liputan6.com, Jakarta - Sejak dua bulan terakhir, stok darah di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia, (UTD PMI), Magetan, Jawa Timur menipis. Bahkan pada Rabu, 11 Desember 2019, stok darah hanya tersedia 8 kantong darah. Padahal kebutuhan darah tiap hari, antara 15 sampai 20 kantong darah.

Menipisnya ketersediaan darah, di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia, atau UTD PMI di Magetan, terjadi sejak 2 bulan terakhir. Ini akibat permintaan darah dari sejumlah rumah sakit yang ada meningkat. Saat ini, stok darah hanya tersisa 8 kantong.

Golongan darah A 1 kantong, golongan B 5 kantong, dan golongan AB tinggal 2 kantong. Mengantisipasi semakin menipisnya stok darah, PMI Magetan mengimbau kepada masyarakat untuk ikut berdonor menyumbangkan darahnya demi kemanusiaan.

"Karena permintaan dari rumah sakit meningkat banyak, terus yang ada golongan darah A, 1 kantong. Golongan B, 5 kantong dan AB, 2 kantong, dan kami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan donor darah, melalui instansi-instansi, media sosial, koordinator donor darah serta menghubungi pendonor jika sudah waktunya mendonor,” kata Launing Nastiti, Humas UTD PMI Magetan. Berikut seperti diberitakan pada Fokus, 12 Desember 2019.

Sementara itu, kondisi aman stok darah di PMI, berkisar 400-450 kantong. Untuk  mengantisipasi semakin kritisnya ketersediaan darah, PMI akan melakukan jemput bola dengan mendatangi instansi, sekolah, bahkan ke rumah-rumah warga mengajak mendonorkan darahnya.