Sukses

BPBD Jatim Laporkan Banjir hingga Tanah Longsor di Jawa Timur

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melaporkan sejumlah banjir hingga tanah longsor imbas hujan deras.

BPBD Jawa Timur melaporkan banjir melanda di sejumlah desa di Kabupaten Madiun sudah surut sejak Jumat malam 27 Desember 2019 hingga pukul 24.00 WIB.

Berdasarkan keterangan BPBD Jawa Timur (Jatim), banjir terjadi di lokasi Desa Nglambangan RT 001 dan 002, RW 001 Kecamatan Wungu, Desa Pojok Ngadirejo, Kecamatan Wonosari, dan Desa Tempursari, Kecamatan Wungu.

Banjir berawal dari hujan yang turun cukup deras sehingga debit air meluap. BPBD Pusdalops PB, TRC PB, Polri, Bagana dan Tagana menelusuri dan memantau secara intensif pergerakan air di tiga desa tersebut.

Akibat banjir,ketinggian air meningkat tetapi tidak sampai masuk rumah warga di Desa Ngalambangan RT 001 dan 002 serta RW 01, Kecamatan Wungu. Namun, kondisi saat ini air sudah berkurang 40 cm.

Di Desa Pojok Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri ketinggian air mencapai kurang lebih 80-90 cm di ruas jalan, untuk saat ini belum masuk ke rumah warga. Di Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, ketinggian air mencapai kurang lebih 50 cm di ruas jalan. Ketinggian air genangan turun dengan cepat dan pukul 24.00 WIB sudah surut.

 

Selain itu juga pohon tumbang terjadi Malang. Hujan intensitas ringan hingga sedang terjadi di Jalan Istana Dieng mengakibatkan pohon Ketapang dengan tinggi kurang lebih 23 meter dan diameter kurang lebih 40 cm serta Pohon Kecrutan dengan tinggi 18 meter dan diameter kurang lebih 25 cm tumbang dan menutupi ruas jalan.

Ruas jalan di Perumahan Jalan Istana Dieng 1 RT 001/RW007 tertutup sehingga menyebabkan aktivitas warga sekitar terganggu.

"Dampak menutup akses ruas jalan raya perumahan dan menyebabkan aktivitas warga sekitar terganggu,” dikutip dari keterangan BPBD Jatim, Sabtu, (28/12/2019).

2 dari 3 halaman

Di Tulungagung

Di Tulungagung terjadi tanah longsor dan banjir. Hal ini disebabkan hujan deras selama 2,5 jam dari pukul 16.00 WIB, Jumat 27 Desember 2019. Hal ini berdampak di beberapa titik di Kecamatan Sendang dan Karangrejo.

Tanah longsor terjadi di Dukuh Baraan, Dusun Sukorejo, Desa Geger dan Dusun Watuwayang, Desa Tugu, Kecamatan Sendang. Sedangkan banjir genangan terjadi di Desa Babatan Karangrejo.

Tanah longsor dan banjir itu berdampak menutup akses jalan sebanyak 70 persen karena tanah longsor mengadung material. Sedangkan banjir merendam sebagian permukiman warga dan akses jalan penduduk.

"Material longsor masih menutup akses jalan dan banjir masih menggenang di permukiman penduduk. Intensitas hujan ringan masih berlangsung,” tulis keterangan BPBD.

BPBD Jatim berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Madiun, BPBD Malang dan Tulungagung. Selain itu juga monitoring 37 BPBD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini