Sukses

VIDEO: Sungai Sumput Sidoarjo 'Bersalju', Warga Resah

Liputan6.com, Jakarta - Menindaklanjuti gelembung busa putih di sungai dam Desa Sumput, Kecamatan / Kabupaten Sidoarjo, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat, bersama petugas terkait, melihat langsung kondisi air sungai dam Sumput. Petugas juga mengambil sampel air berbusa yang diduga tercemar limbah berbahaya.

Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Provinsi Jawa Timur, serta Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit melihat langsung kondisi air sungai yang berbusa akibat tercemar limbah di sungai dam Desa Sumput, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.

Meski gelembung busa berwarna putih sudah tidak muncul di aliran sungai dam Sumput, petugas tetap mengecek kadar pH air, kandungan bahan berbahaya dan beracun (B3), serta 32 parameter kandungan sesuai Peraturan Gubernur. Berikut dilansir pada Liputan6, 20 Januari 2020.

Kini petugas masih menelusuri perusahaan yang membuang limbah tersebut, karena pembuangan limbah ke sungai merupakan pidana. Pemkab Sidoarjo bersama instansi terkait tetap mengambil sampel, agar segera diketahui penyebab air Sungai Sumput berbusa dan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Sampel air itu akan diteliti dan hasilnya baru diketahui sekitar 14 hari ke depan. Pengambilan sampel ini, menindaklanjuti keresahan warga, setelah ada limbah busa yang diindikasikan mengandung zat kimia yang berbahaya.