Sukses

VIDEO: Penumpang dari Penerbangan Internasional China Diimbau Isi Kartu Kewaspadaan Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai upaya maksimal agar warga Jawa Timur bebas dari virus corona, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas I Surabaya monitoring body thermal scanner di Bandara Juanda, Sidoarjo.

Alat ini berfungsi sebagai pendeteksi suhu tubuh manusia, sehingga manusia dengan suhu tubuh tinggi, sebagai salah satu gejala virus corona, bisa terdeteksi.

Gubenur Jawa Timur melakukan kunjungan untuk memastikan langsung fungsi dari alat body thermal scanner berjalan dengan baik, di pintu keluar Bandara Internasional Juanda.

Alat ini berfungsi sebagai pendeteksi manusia dengan suhu tubuh tinggi, yang menjadi salah satu gejala virus corona. Sehingga menjadi deteksi dini, jika ada orang di bandara yang diduga terpapar virus mematikan tersebut. Hal itu sebagai upaya maksimal, agar warga Jatim terproteksi dari masuknya virus corona.

Untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, Khofifah meminta seluruh penerbangan Internasional dari Tiongkok untuk mengisi kartu kewaspadaan kesehatan. Harapannya, jika masing-masing penumpang mengisi kartu kewaspadaan kesehatan tersebut, akan bisa terdeteksi sejak awal dari gejala yang dimiliki penumpang.

Untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus corona, Pemprov Jatim juga terus memonitor perkembangannya, kerja sama dengan tiga rumah sakit di Jawa Timur, yakni, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUD  Dr. Saiful Anwar Malang, dan RSUD  Dr. Soedono Madiun. Ketiga rumah sakit itu, sudah disiapkan dengan baik untuk menangani pasien, jika terdeteksi suspect virus corona. Demikian seperti diberitakan pada Fokus, 27 Januari 2020.