Sukses

VIDEO: Risma Cabut Laporan Kasus Dugaan Penghinaan terhadap Dirinya, Ini Kata Polisi

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma), selaku korban dan pelapor ujaran kebencian dengan tersangka ZD telah mencabut laporan di Polrestabes Surabaya.

Selanjutnya Polrestabes Surabaya akan memutuskan, menghentikan atau melanjutkan kasus ini. Sementara suami tersangka bersyukur, dan berkeinginan bertemu Tri Rismaharini. Berikut kita simak video liputannya pada Fokus, 10 Februari 2020.

AKBP Sudamiran, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan melalui kuasa hukumnya, yang juga Kabag Hukum Pemkot Surabaya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah mencabut laporan kasus ujaran kebencian di Polrestabes Surabaya, dengan tersangka ZD.

Setelah menerima pencabutan laporan tersebut, Penyidik Polrestabes Surabaya akan melakukan gelar perkara di Polda Jatim. Gelar perkara ini nantinya menentukan dihentikan atau diteruskan kasus ujaran kebencian tersebut. Ada dua hal yang menjadi bahan dalam gelar perkara nanti, yaitu permohonan penangguhan penahanan dari keluarga tersangka dan pencabutan laporan oleh korban.

Sementara itu, atas pencabutan laporan tersebut, suami tersangka ZD, Daru Asmarajaya nampak bahagia dan sangat bersyukur. Bahkan, Bapak tiga anak ini tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya dan berkeinginan bertemu langsung dengan Tri Rismaharini, untuk menyampaikan rasa terima kasihnya.

Sebelumnya ZD, ditangkap Polrestabes Surabaya akibat postingan ujaran kebencian dan hinaan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di media sosial. Tersangka ditangkap di rumahnya di Bogor, Jawa Barat.