Sukses

VIDEO: Imbas Corona, Kuliah Mahasiswa Politeknik Jember di China Masih Libur

Liputan6.com, Jakarta - Tak hanya menghebohkan dunia karena telah merenggut ratusan nyawa, wabah virus corona juga mulai mengganggu kelanjutan studi ratusan mahasiswa berprestasi yang menjalani program beasiswa di China. Di Jember, Jawa Timur, mahasiswa yang kuliah di China terpaksa harus mudik pulang dan belum tahu kapan kuliah akan dimulai lagi.

Tuntutlah ilmu hingga ke negeri China. Itulah ungkapan yang seakan bisa menggambarkan, betapa negeri tirai bambu itu memang menjadi rujukan banyak orang untuk mencari ilmu. Salah satunya yang dilakukan Muhammad Ainur Rizky, warga Perumahan Vila Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Tergolong pintar dan berprestasi, mahasiswa asal kampus Politeknik Jember ini terpilih sebagai peserta Program Student Exchange di Changzhou Institute of Mechatronic Technology, Jiangsu, China dan sudah dijalaninya 1,5 tahun terakhir. Namun, virus corona yang mewabah di China, memaksa Rizky pulang kampung untuk sementara waktu.

Hingga kini pun, mahasiswa jurusan Computer Network ini belum tahu, kapan kegiatan kuliah di kampusnya di China kembali dimulai. Jika jadwal normal, kegiatan perkuliahan dimulai 17 Februari pascalibur semester. Namun, akibat wabah mematikan itu, pihak kampus di China terpaksa menunda hingga 1 Maret, itu pun masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

Kampus Polije sendiri memilih memulangkan mahasiswanya dari China karena alasan keselamatan. Kendati demikian, pihak kampus masih optimistis kerja sama pertukaran mahasiswa dengan kampus Changzhou Institute of Mechatronic Technology bisa terus berjalan. Berikut dilansir pada Fokus, 11 Februari 2020.

Rizky tidak sendiri, masih ada banyak mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah di China, yang hingga kini terus berharap virus corona segera teratasi.