Sukses

VIDEO: Budidaya Melon oleh Siswa SMK Mambaul Ihsan di Lahan Kosong Sekolah

Liputan6.com, Jakarta - Memanfaatkan lahan kosong sekolah sebagai bagian pendidikan luar sekolah. Pelajar di Kabupaten Gresik mengembangkan budidaya bercocok tanam buah melon varietas unggul.

Selain memiliki rasa yang manis, satu bibit melon mampu menghasilkan tiga hingga empat buah melon. Seperti apa cara pembudidayaan buah melon yang dikembangkan para pelajar ini ? Berikut liputan inspiratifnya pada Liputan6, 17 Februari 2020.

Belasan pelajar SMK Mambaul Ihsan, Desa Banyu Urip, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik ini tengah memanen buah melon hasil budidaya mereka sendiri. Ada tiga jenis melon yang dikembangkan, yakni melon hijau, melon golden, dan melon kubus. Uniknya selain memiliki rasa yang manis, satu bibit melon yang ditanam mampu menghasilkan tiga hingga empat buah melon. Dengan proses perawatan teknik stek.

Setelah tiga bulan, buah melon sudah dapat dipanen. Satu buah melon mempunyai berat 1 sampai 5 kilogram, dan dijual Rp 5.000 – Rp 8.000 per kilogram.

Menurut Miftahul Amin, guru Prodi Agrobisnis Tanaman Pangan dan Hortikultural, selama proses budidaya, para pelajar didampingi guru dan tenaga pertanian profesional, sehingga hasil panennya maksimal.

Untuk lahan setengah hektar, omset budidaya melon bisa mencapai Rp 120 juta untuk sekali panen. Sedangkan modal yang dibutuhkan untuk biaya pembibitan, perawatan mulai masa tanam hingga pasca panen membutuhkan modal sekitar Rp 40 juta. 

Sementara itu, Kasi Pendidikan SMA/SMK Dinas Pendidikan Jatim Cabdin Gresik, Rita Riana mengapresiasi prestasi siswa SMK dan berharap setelah lulus nanti mampu menjadi tenaga kerja profesional maupun menjadi enterpreneur atau pengusaha sesuai bidangnya. Setelah berhasil budidaya dan melakukan panen melon, para pelajar diharapkan bisa menularkan ilmu ke petani sekitar.