Sukses

VIDEO: BPOM Jatim dan Polres Pasuruan Bongkar Pembuatan Sabu-Sabu Rumahan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan, BPOM memastikan sejumlah obat-obatan dan zat kimia yang disita dari sebuah rumah di kawasan perumahan mewah di Pasuruan, Jawa Timur, merupakan bahan untuk membuat sabu. Kepastian itu didapat setelah sejumlah petugas BPOM menguji langsung di Mapolres Pasuruan pada Rabu siang.

BPOM Jawa Timur mengecek dan menguji barang bukti yang diamankan Tim Buser Satnakorba di Ruang Satnarkoba Polres Pasuruan pada Rabu pagi. Barang bukti tersebut berupa puluhan dus obat flu jenis neo protifed, alkohol cairan, iodine dan soda api serta HCL. Beberapa obat-obatan merupakan jenis obat keras yang sebagian bisa dibeli secara bebas.

Dari hasil pengujian yang disaksikan langsung pihak Kepolisian dipastikan jika seluruh barang bukti tersebut mengandung zat yang dapat dijadikan bahan mentah pembuatan sabu.

Menurut Kasatnarkoba Polres Pasuruan, AKP Sugeng Prayitno, hasil pengujian BPOM itu telah menguatkan TKP yang digerebek di Kawasan Paviliun benar-benar merupakan tempat produksi sabu. Berikut video pemberitaannya pada Liputan6, 21 Februari 2020.

"BPOM provinsi datang untuk melakukan pengujian atau pengecekan terhadap bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan sabu, jadi sudah diteliti semua, memang kalau itu salah satu dari unsur kimia jika disatukan, maka akan menjadi sabu," ungkap AKP Sugeng Prayitno, Kasat Narkoba Polres Pasuruan.

Diketahui sebelumnya, Satnarkoba Polres Pasuruan menggerebek sebuah rumah di kawasan perumahan elit di Taman Dayu Kecamatan Pandaan, Pasuruan yang disinyalir dijadikan rumah produksi sabu skala menengah. Polisi menangkap tiga tersangka oknum wartawan, advokat dan anggota LSM, yang kemudian ditetapkan sebagai otak produksi sabu rumahan tersebut.