Sukses

VIDEO: Berinteraksi dengan Hewan Pemangsa di Predator Fun Park Kota Batu

Liputan6.com, Jakarta - Berawal dari ide membuat penangkaran buaya, sebuah obyek wisata di Kota Batu, Jawa Timur justru berubah fungsi menjadi media hiburan sekaligus edukasi.

Jumlah buaya yang kini mencapai hampir 100 ekor menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Berikut kita simak video pemberitaannya pada Fokus, 21 Februari 2020.

Terdapat 90 ekor buaya beragam jenis ini, menjadi penghuni obyek wisata Predator Fun Park, di Desa Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Induk-induk hewan pemangsa ini didatangkan langsung dari berbagai penjuru dunia.

Selain bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat, Predator Fun Park juga menjadi obyek wisata edukasi bagi para pengunjung. Termasuk mengenal berbagai jenis ikan yang memiliki sifat predator, seperti ikan arapaima, ikan pari, serta ikan piranha. 

Keberadaan Predator Fun Park, sebenarnya berubah fungsi dari rencana awal pendirian. Karena tempat ini semula digunakan sebagai kawasan penangkaran buaya. Menariknya, wisatawan yang datang ke tempat ini, tidak sekadar melihat secara langsung keberadaan hewan-hewan predator ini. Namun, pengunjung juga diperbolehkan memberi makan buaya

Selama libur Natal Tahun Baru, jumlah pengunjung di tempat ini meningkat dibanding hari-hari sebelumnya. Dengan biaya masuk Rp 70 ribu, atau Rp 20 ribu lebih mahal dari hari biasa. Dalam periode libur Natal dan Tahun Baru, Predator Fun Park dikunjungi tak kurang dari 2.000 wisatawan.