Sukses

Tim SAR Surabaya Terjunkan Personel Bantu Evakuasi Banjir Jakarta

Liputan6.com, Surabaya - Tim SAR Surabaya menerjunkan tim perbantuan tenaga personel untuk evakuasi korban banjir di Jakarta. Imam Nahrowi sebagai Komandan tim bersama lima personel lainnya berangkat lewat udara menuju Jakarta. 

Tim rescuer dari Kantor SAR Surabaya diharapkan bisa langsung turun secepatnya membantu proses evakuasi korban banjir di wilayah Jakarta setelah ada permintaan perbantuan personel dari Basarnas Pusat. 

Sebelum berangkat, seluruh personel dibriefing oleh Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna. Wayan berharap agar personel siap secara fisik dan mental menghadapi segala kemungkinan yang ada di lapangan. 

"Kita tidak tahu apakah ketinggian air bisa bertambah karena curah air hujan yang tinggi. Saya sendiri berharap air cepat surut dan tidak ada banjir susulan," ujar Wayan, Selasa (25/2/2020). 

Oleh karena kondisi di lapangan yang tidak pasti, Kantor SAR Surabaya belum dapat memastikan hingga kapan perbantuan personel ini dibutuhkan. “Pastinya personel akan dipulangkan apabila kondisi di Jakarta sudah kondusif,” tambahnya.

Tim yang diperbantukan untuk evakuasi banjir Jakarta ini merupakan personel yang mempunyai kemampuan di bidang water rescue. Masing-masing personel membawa serta Headlamp dan Alat Pelindung Diri (APD) seperti Life Jacket, dan Coral Boots. Tidak hanya itu, setiap personil yang akan berangkat diperiksa dulu kesehatannya. 

“Kita tidak mau menurunkan personil yang sedang tidak enak badan karena seperti banjir Jakarta sebelumnya, evakuasi membutuhkan waktu beberapa hari jadi kesehatan rescuer juga penting untuk dipertimbangkan," ujar Wayan.

2 dari 3 halaman

Tim SAR Surabaya

Ini bukan kali pertama tim SAR Surabaya diterjunkan ke Jakarta untuk bantu korban banjir.   Sebelumnya, satu tim rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya diterjunkan membantu evakuasi korban banjir di Jakarta, Kamis 2 Januari 2020.

Sejumlah enam rescuer diberangkatkan lewat jalur udara pada malam hari pukul 21.20 WIB, agar bisa siap berada di lokasi posko evakuasi korban banjir pada Jumat 3 Januari 2020. 

Enam rescuer dibekali APD seperti helm safety, life jacket, booties, serta peralatan rescue seperti tali webbing, carabiner, headlamp, senter, matras, dan throw bag. 

Wasis, selaku komandan tim rescuer dari Surabaya ini mengatakan, timnya tidak hanya menyiapkan alat rescue tetapi juga mempersiapkan kesehatan fisik. 

"Kita semua sudah lihat di berita bahwa ketinggian air mencapai 1 meter bahkan beberapa lokasi bisa lebih dari itu. Jadi kondisi fisik dan stamina rescuer juga penting untuk diperhatikan ketika melakukan operasi agar kuat dalam menghadapi medan dan cuaca yang tidak menentu,” ujar Wasis.

Kepala Seksi Operasi dan Kesiapsiagaan, Al Amrad mengatakan, perbantuan tenaga personel ini dilakukan untuk menjawab permintaan Kantor Basarnas pusat agar beberapa kantor SAR lain dapat membantu kantor SAR Jakarta dalam menghadapi musibah banjir yang sedang terjadi. 

Kantor SAR lain yang diminta mengirimkan personel ialah Kantor SAR Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Lampung, Pekanbaru, Pontianak, Banjarmasin, Palembang, Mataram, Balikpapan, dan Bandung. 

“Diperkiraan cuaca ekstrem terjadi hingga pertengahan bulan ini sehingga rencananya bantuan tenaga personel akan berada di Jakarta sampai pertengahan Januari ini,” ujar Al Amrad.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini