Sukses

VIDEO: Warga Pakai Rangkaian Bambu agar Jembatan yang Putus Tetap Dapat Digunakan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah jembatan penghubung antar kecamatan di Jember, Jawa Timur, patah akibat digerus derasnya aliran sungai. Warga pun terpaksa menyambung jembatan yang patah dengan rangkaian bambu, agar jembatan utama tersebut masih bisa dilalui roda dua. Daripada harus memutar hingga sejauh 10 kilometer. Berikut video pemberitaannya pada Liputan6, 2 Maret 2020.

Beginilah kondisi jembatan penghubung antar kecamatan di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jembatan ini patah di salah satu sisinya, akibat terus menerus digerus derasnya aliran sungai, menyusul tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.

Meski rawan ambruk, tapi sebagian warga masih memanfaatkan jembatan ini dengan jalan menyambung salah satu sisi jembatan yang patah menggunakan rangkaian bambu.

Kendati kini mobil tak bisa melintas, namun jembatan utama yang menghubungkan empat desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Sukorambi dan Kecamatan Patrang itu kini hanya bisa dilalui sepeda motor.

Warga harus berhati-hati saat melintas, karena rangkaian bambu penyambung jembatan cukup sempit dan beresiko. Warga terpaksa melintas jembatan darurat ini karena jika tak melalui jembatan ini, warga harus berjalan memutar dengan jarak yang lebih jauh hingga 10 kilometer.

Warga berharap pemerintah setempat segera membangun jembatan baru yang lebih kokoh, sebab jembatan ini merupakan akses vital untuk aktivitas perekonomian maupun pendidikan anak-anak sekolah setempat.