Sukses

6 Camilan Khas Madura, Cocok Jadi Oleh-Oleh

Liputan6.com, Jakarta Berkunjung ke Pulau Madura tak lengkap jika tidak mencicipi camilan khasnya. Pulau Madura menawarkan beragam pesona wisata yang tak kalah indah dari Bali atau Lombok. Pantai dan pulau-pulau kecilnya sangat menarik untuk dikunjungi.

Selain destinasi wisata, Madura juga punya wisata kuliner yang khas. Sebut saja Bebek Sinjay dan Bebek Songkem yang kaya rempah. Tak cuma makanan berat, aneka makanan ringan khas pun bisa ditemukan di tiap sudut kota.

Camilan khas Madura ini memiliki cita rasa khas tersendiri. Anda mungkin tidak akan menemukan camilan-camilan ini didaerah lain. Camilan-camilan ini sangat cocok dijadikan oleh-oleh usai berkunjung ke pulau Madura.

Berikut camilan khas Madura yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (15/3/2020).

2 dari 7 halaman

Otok

Kacang otok merupakan camilan khas Madura yang sangat terkenal. Camilan ini dapat dengan mudah ditemui di tempat oleh-oleh di sepanjang pulau Madura. Kacang otok merupakan kacang yang mirip dengan kacang panjang.

Kacang otok biasa tersedia dalam olahan sangrai dengan beragam kemasan mulai dari 250 gram, 500 gram, hingga 1 kg. Kacang otok juga tersedia dalam rasa pedas, manis, dan gurih.

3 dari 7 halaman

Man reman

Man Reman merupakan makanan khas Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura. Man reman terbuat dari tepung ketan dan gula aren. Man Reman berbentuk bulat pipih dan memiliki rasa gurih dan manis gula aren.

Man Reman dapat ditemukan diberbagai toko di jalur bus antar provinsi di Kabupaten Sumenep sebagai oleh-oleh. Man Reman juga banyak diproduksi saat menjelan Ramadan dan Idul Fitri.

4 dari 7 halaman

Macho

Sekilas tampilan macho mirip dengan rengginang. Macho merupakan camilan khas Madura yang terbuat dari beras ketan dan gula merah. Macho memiliki rasa gurih dan manis yang banyak disukai anak. Macho bisa ditemukan dalam beragam ukuran kemasan di banyak pusat oleh-oleh Madura.

5 dari 7 halaman

Rengginang lorjuk

Rengginang merupakan camilan yang umum di banyak daerah. Di Madura ada rengginang khas yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Yang istimewa dari renggiang Madura adalah adanya tambahan lorjuk pada adonannya.

Lorjuk merupakan karang laut bercangkang yang panjang tubuhnya sekitar 3 cm. Kerang ini hanya dapat ditemui di Pulau Madura. Lorjuk memiliki cita rasa gurih dan tinggi protein.

Rengginang lorjuk juga punya bentuk khas yaitu berbentuk mangkok. Rengginang lorjuk tersedia dalam bentuk matang atau mentah untuk digoreng sendiri.

6 dari 7 halaman

Bolu Jubada

Bolu Jubada merupakan camilan legendaris di Madura. Camilan ini berasal dari Kabupaten Sumenep. Bolu Jubada terbuat dari air nira, tepung jagung, tapioka, dan gula pasir. Bahan-bahan ini dimasak hingga mengental lalu dibentuk gulungan panjang yang kemudian dipotong seukuran 2 cm dan dijemur.

Setelah agak memgering, jubada diikat per 3 gulungan dengan tali siwalan. Bolu Jubada sekilas lebih mirip dengan dodol. Bolu Jubada harus di kukus terlebih dahulu.

7 dari 7 halaman

Keripik tette

Keripik tette merupakan olahan singkong yang ditumbuk pipih dan dijemur. Keripik ini banyak ditemukan di daerah Pamekasan. Keripik tette sudah menjadi camilan tradisonal di Madura secara turun temurun.

Keripik tette tersedia dalam bentuk mentah atau yang sudah digoreng. Keripik ini banyak ditemui di pasar atau toko oleh-oleh di Madura.