Sukses

KAI Daop 8 Batalkan Perjalanan KA dari Surabaya dalam 2 Tahap

Liputan6.com, Jakarta - PT KAI Daop 8 Surabaya membatalkan tiga perjalanan kereta api secara keseluruhan dan memperpendek relasi tujuan empat perjalanan KA di wilayahnya. Pembatalan itu terhitung mulai 26 Maret-31 Maret 2020 dan 1 April-30 April 2020.

Ketiga perjalanan kereta api yang dibatalkan pada tahap I:

1. KA Sembrani ( KA 81/ KA 82) relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi – Gambir/pp.

2. KA Gumarang (KA 133/ KA 134) relasi Stasiun Pasar Turi – Stasiun Pasar Senen/ pp.

3. KA Songoriti  (KA 283 / KA 284) relasi Stasiun Surabaya Gubeng – Stasiun Malang/pp.

Tahap II:

Pada tahap kedua dalam pembatalan ada empat perjalanan kereta api terhitung 1 April-30 April 2020, antara lain:

1. KA Sancaka Utara (KA 165-168-169/KA 170-167-166) relasi Surabaya Pasar Turi-Gambringan-Solo-Kutoarjo

2.KA Mutiara Timur (KA 184/KA 185) relasi Surabaya Gubeng-Ketapang

3. KA Logawa (KA 300-297/KA 298-299) relasi Jember-Surabaya Gubeng-Purwokerto

4.KA Gaya Baru Malam Selatan (KA 111/KA 112) relasi Surabaya Gubeng-Pasar Senen/PP)

Sementara itu, empat perjalanan KA yang mengalami perpendekan relasi tujuan, di antaranya :

1. KA Argo Wilis (KA plb 1a/ KA plb 2a) relasi Sebelumnya Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp, menjadi Stasiun Surabaya Gubeng  - Bandung/pp.

2. KA Mutiara Selatan (Ka plb 103a / KA plb 104a) relasi sebelumnya Malang – Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp, menjadi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung/pp.

3. KA Turangga (KA plb 77a/KA plb 78a) relasi Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp, menjadi Surabaya Gubeng – Bandung/pp.

4. KA Malabar (KA plb 107a/ KA plb 108a) relasi Malang – Bandung – Pasar Senen/pp menjadi Malang – Bandung/pp.

5. KA Lokal Ekonomi Sbi/BJ (KA 477/KA 478) relasi Surabaya Pasar Turi-Babat-Bojonegoro/PP menjadi Pasar Turi-Babat/PP yang mulai berlaku 26 Maret-31 Maret 2020.

Akibat dari kebijakan pengurangan daya kapasitas angkut KA penumpang itu, banyak tiket yang akhirnya dibatalkan oleh masyarakat. Tercatat di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dalam periode 1-24 Maret ada 25.435 tiket yang dibatalkan oleh para penumpang.

Masyarakat yang ingin membatalkan tiket KA dapat menggunakan dua cara yaitu mendatangi loket stasiun online KA di enam stasiun yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Pasar Turi, Malang, Mojokerto, Sidoarjo dan Malang. Kemudian melalui aplikasi pemesanan tiket online KAI Access.

"Guna mempermudah proses pembatalan tiket KA, kami sarankan agar para penumpang yang ingin membatalkan tiket dan mengubah perjalanan kereta agar memanfaatkan aplikasi KAI Access karena masyarakat tidak perlu lagi mendatangi loket stasiun," kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, seperti dikutip pada Kamis, (26/3/2020).

Lebih lanjut ia menuturkan, terhitung pada 26 Maret 2020, layanan pembatalan melalui KAI Access bisa dilakukan tiga jam sebelum waktu keberangkatan KA. "Di mana pada aturan sebelumnya pembatalan tiket KA melalui KAI Access bisa dilakukan maksimal 12 jam sebelum keberangkatan KA" ujar dia.

 

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Menurunkan Daya Kapasitas Angkut Penumpang

Selain itu, perseroan menurunkan daya kapasitas angkutan penumpang dengan kebijakan menurunkan daya kapasitas KA lokal yang sebelumnya berkapasitas 150 persen menjadi 75 persen.

Suprapto menyampaikan, setiap hari terdapat 46 perjalanan KA Lokal yang beroperasi di wilayah PT KAI DAOP 8 Surabaya dengan daya kapasitas terdiri dari 25.564 tempat duduk (100 persen) dan toleransi tiket berdiri (50 persen dari tempat duduk) sebanyak 12.782 buah.

"Jadi total dalam seharinya, daya kapasitas perjalanan KA Lokal di wilayah PT KAI daop 8 Surabaya bisa mencapai 38.346 penumpang, dengan adanya kebijakan pengurangan kapasitas menjadi 75 persen, maka sekarang kapasitas daya angkutnya menjadi 19.182 penumpang per harinya," tutur dia pada 24 Maret 2020.

Suprapto menegaskan, penurunan jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dapat terlihat dari jumlah kumulatif penumpang KA yang naik selama periode 1-23 Maret 2020 yang hanya mencapai 627.839 penumpang atau 58,89 persen dari program sebesar 1.066.109 penumpang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini