Sukses

VIDEO: Penjahit Rumahan di Probolinggo Bikin APD bagi Tim Medis

Liputan6.com, Jakarta - Aksi kemanusiaan melawan Covid-19 ditunjukkan para penjahit di Probolinggo, Jawa Timur. Mereka bersatu menjahit baju alat pelindung diri, atau APD untuk tenaga medis dan petugas di lapangan.

Aksi sosial dengan bantuan para donatur tersebut dilakukan, lantaran semakin terbatasnya APD medis, di tengah upaya penangangan wabah Covid-19. 

Rumah penjahit Ririn Dwi Kartiko Wati, di Komplek Perumahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, kini menjadi salah satu tempat produksi alat pelindung diri atau APD medis, terutama untuk penanganan Covid-19. 

Ririn bersama sejumlah penjahit lainnya, bahu membahu menyediakan pakaian khusus, karena makin terbatas. Melalui bantuan para donatur, para penjahit yang tergabung dalam Paguyuban Penjahit Rumahan Kota Probolinggo ini, menyediakan bahan, mendisain, hingga menjahit secara berkelompok.

Bahan yang digunakan berupa plastik jenis PVC Vinyl, berwarna putih, yang tak memiliki serat dan tahan air. Setelah dipotong sesuai ukuran, lalu didesain sedemikian rupa sehingga mirip dengan aslinya. Menurut Ririn, proses pakaian pelindung diri butuh kehatian-hatian, karena bahan plastik yang mudah robek saat digunting atau dijahit. Demikian videonya pada Liputan6, (30/3/2020).

Meski belum dibuat dari bahan standar WHO, tapi proses rancang dan jahit dibuat sedemikian rupa agar betul-betul aman saat digunakan. Reni Wendi Astuti, desainer yang juga tergabung dalam aksi kemanusiaan ini menuturkan, APD ini dibuat dengan memperhatikan keselamatan penggunanya.

Para penjahit yang terbagi dalam empat kelompok ini, mampu memproduksi alat pelindung diri medis, antara 15 hingga 20 setel per hari. Setiap APD yang dibuat, akan didistribusikan gratis kepada tim medis di rumah sakit, dan petugas di lapangan.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.