Sukses

VIDEO: 2 Mahasiswi di Mojokerto Jadi Korban Penipuan Penjualan Masker Online

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah kelangkaan masker seiring pandemi COVID-19, dua mahasiswi di Mojokerto, Jawa Timur, menjadi korban penipuan masker online. Akibatnya korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Rencananya masker yang dipesan tersebut untuk dijual lagi tapi ternyata tak kunjung tiba. Mewabahnya virus corona baru (Sars-CoV-2), banyak dimanfaatkan sejumlah orang tak bertanggung jawab, untuk meraup keuntungan materi, seiring kelangkaan masker di pasaran.

Di Mojokerto, Jawa Timur, dua mahasiswi jadi korbannya. Yakni, Nurul Fatmawati dan Nurjannah, merugi hingga jutaan rupiah, karena masker yang dipesannya melalui sebuah akun instagram, tak kunjung tiba.

Mereka berdua percaya dengan akun abal-abal itu, sebab memiliki pengikut puluhan ribu orang, dan masker yang ditawarkan murah. Berikut diberitakan pada Fokus, 31 Maret 2020.

Tak ingin kehilangan kesempatan, kedua korban langsung mentransfer uang sesuai harga masker, yang akan dijual lagi. Meski sempat dikirimkan nomor resi pengiriman barang oleh pelaku, kedua korban sadar menjadi korban penipuan, setelah barang tak kunjung diterima dan nomor ponsel mereka diblokir pemilik akun.

Kedua korban telah melaporkannya ke polisi. Hingga saat ini, pihak Satuan Reserse Kriminal Polres Mojokerto masih terus melakukan penyelidikan. Diimbau bagi warga untuk berhati-hati saat bertransaksi online dan segera melapor ke polisi. Lantaran banyak orang yang sengaja mengambil kesempatan untuk meraup keuntungan di tengah pandemi COVID-19.