Sukses

Rahasia Kabupaten/Kota di Jatim Masih Berstatus Zona Hijau dari Corona COVID-19

Liputan6.com, Surabaya - Ketua Gugus Tugas Rumpun Kuratif, Joni Wahyuhadi, mengatakan memang ada beberapa kemungkinan kenapa daerah zona hijau di Jawa Timur belum terjangkit virus Corona baru (Sars-CoV-2) yang menyebabkan Covid-19. 

Joni menuturkan, Corona Covid-19 tidak berasal dari daerah atau dalam negeri Indonesia. Jadi, kalau tidak ada kontak dengan pasien yang positif tentunya tidak akan ada orang yang terpapar. 

"Jadi, ada beberapa kemungkinan, di antaranya penjagaannya yang bagus, sehingga tidak ada orang positif yang masuk daerah itu. Atau kalau ada yang positif diisolasi dengan baik. Jadi, intinya penyakit ini dari luar negeri," tutur Joni di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa, 7 April 2020. 

Berdasarkan data terbaru dari peta persebaran Covid-19 di Jawa Timur pada Selasa, 7 April 2020 pukul 17.00 WIB, terdapat dua kabupaten dan satu kota yang masih berstatus zona hijau.  Pertama, Kabupaten Sampang Madura, yang hanya terdapat 242 Orang Dalam Pantauan (ODP). 

Kedua, Kabupaten Sumenep Madura, yang hanya terdapat 110 Orang Dalam Pantauan (ODP). Ketiga adalah Kota Pasuruan, yang hanya terdapat 47 Orang Dalam Pantauan (ODP). 

Sedangkan zona kuning atau atau belum ada pasien positif Corona COVID-19, hanya PDP dan ODP saja, yaitu Kabupaten Bangkalan PDP 3 dan ODP 379. Kabupaten Pasuruan ada PDP 27 dan ODP 31. Kabupaten Mojokerto ada PDP 34 dan ODP 194.Kota Mojokerto ada PDP 6 dan ODP 177.

Kemudian ada Tuban PDP 9 dan ODP 422. Bojonegoro ada PDP 1 dan ODP 105. Pacitan ada 5 PDP dan 411 ODP. Ngawi ada 7 PDP dan 205 ODP, Kabupaten Probolinggo ada 10 PDP dan 265 ODP. Kota Probolinggo ada 2 PDP dan 175 ODP serta Kota Madiun ada 8 PDP dan 42 ODP. 

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Update Situasi Corona Covid-19 pada 7 April 2020

Sebelumnya, jumlah pasien positif Corona COVID-19 di Jawa Timur bertambah lima orang, dan menjadi 194 orang hingga 7 April 2020. Pasien positif Corona COVID-19 itu berasal dari Kabupaten Malang ada tiga orang dan Nganjuk dua orang.

Selain itu, pasien yang sembuh dari Corona COVID-19 bertambah dua orang menjadi 42 orang. Pasien sembuh berasal dari Sidoarjo dan Malang, Jawa Timur.

“Kembali terkonfirmasi mereka sudah terkonfirmasi negatif artinya sembuh, satu dari Sidoarjo dan satu dari malang. Tapi kita juga berduka dua pasien dari Surabaya yang meninggal dunia,” tutur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa, 7 April 2020.

Khofifah menuturkan, total kesembuhan pasien Corona COVID-19 di Jawa Timur mencapai 42 orang. "Dari 194 orang artinya sudah 21,65 persen yang sembuh. Kemudian yang meninggal 8,25 persen," tutur dia.

Khofifah mengatakan, pasien dalam pengawasan (PDP) 1.083 dan yang masih diawasi 732 orang. "Artinya ada 351 PDP yang sudah tidak lagi di dalam pengawasan," ujarnya.

Khofifah menuturkan, orang dalam pemantauan (ODP) terdapat 11.564 orang dan yang masih dalam pantauan itu 7.837 terkait Corona COVID-19. "Artinya ada 3.727 orang yang sudah tidak di dalam pantauan, mereka sudah tidak ada lagi tanda-tanda yang ditemukan di dalam pantauan," ucapnya.

Sedangkan pasien yang meninggal dunia bertambah dua orang menjadi 16 orang setara dengan 8,25 persen. Kedua pasien tersebut berasal dari Surabaya.

Selanjutnya, pasien dalam pengawasan (PDP) tambah 98 orang menjadi 1.083 dan orang dalam pemantauan (ODP) tambah 635 jadi 11.564 orang. 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini