Sukses

Kabar Baik, Pasien Sembuh dari Corona COVID-19 di Jatim Bertambah 4 Orang

Liputan6.com, Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ada tambahan pasien sembuh dari Corona COVID-19 sebanyak empat orang.

Pasien positif Corona COVID-19 tersebut berasal dari Surabaya sebanyak dua orang, Gresik sebanyak satu orang dan Banyuwangi sebanyak satu orang.

"Alhamdulilah secara presentatif terus meningkat pasien sembuh. Di Jatim yang sembuh ke jadi 46 (orang) setara dengan 23,47 persen," kata Khofifah.

Dia juga menyampaikan ada satu tambahan pasien meninggal akibat terinfeksi COVID. Pasien ini berasal dari Tuban. Total pasien yang meninggal di Jatim sebanyak 17 orang, setara 8,6 persen. "Jadi kasus baru positif dan meninggal dari Tuban," ucap Khofifah.

Selain itu, ada dua tambahan kasus baru positif Corona COVID-19 di Jawa Timur (Jatim).  Tambahan kasus itu berasal dari Tuban. "Ada dua tambahan kasus baru positif dua duanya dari Tuban," ujar Khofifah.

Berdasarkan data Pemprov Jatim, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini mencapai 1.884 pasien. Ada 804 pasien masih diawasi. Sementara 12.312 berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Akan tetapi, ada 8.264 yang masih dipantau.

Dari sebaran tersebut, kasus Corona COVID-19 terbanyak masih berada di Surabaya. Kemudian disusul Malang dan Lamongan. "Titik-titik di mana juga harus melakukan antisipasi di antara kita semua yang sedang berada di Surabaya. Terbesar kedua di Malang, sebarannya kita juga melihat jumlahnya harus di waspadai yaitu Lamongan," ujar Khofifah. 

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Perkembangan Kasus Corona COVID-19 di Jatim pada 7 April 2020

Sebelumnya, jumlah pasien positif Corona COVID-19 di Jawa Timur bertambah lima orang, dan menjadi 194 orang hingga 7 April 2020. Pasien positif Corona COVID-19 itu berasal dari Kabupaten Malang ada tiga orang dan Nganjuk dua orang.

Selain itu, pasien yang sembuh dari Corona COVID-19 bertambah dua orang menjadi 42 orang. Pasien sembuh berasal dari Sidoarjo dan Malang, Jawa Timur.

“Kembali terkonfirmasi mereka sudah terkonfirmasi negatif artinya sembuh, satu dari Sidoarjo dan satu dari malang. Tapi kita juga berduka dua pasien dari Surabaya yang meninggal dunia,” tutur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa, 7 April 2020.

Khofifah menuturkan, total kesembuhan pasien Corona COVID-19 di Jawa Timur mencapai 42 orang. "Dari 194 orang artinya sudah 21,65 persen yang sembuh. Kemudian yang meninggal 8,25 persen," tutur dia.

Khofifah mengatakan, pasien dalam pengawasan (PDP) 1.083 dan yang masih diawasi 732 orang. "Artinya ada 351 PDP yang sudah tidak lagi di dalam pengawasan," ujarnya.

Khofifah menuturkan, orang dalam pemantauan (ODP) terdapat 11.564 orang dan yang masih dalam pantauan itu 7.837 terkait Corona COVID-19. "Artinya ada 3.727 orang yang sudah tidak di dalam pantauan, mereka sudah tidak ada lagi tanda-tanda yang ditemukan di dalam pantauan," ucapnya.

Sedangkan pasien yang meninggal dunia bertambah dua orang menjadi 16 orang setara dengan 8,25 persen. Kedua pasien tersebut berasal dari Surabaya.

Selanjutnya, pasien dalam pengawasan (PDP) tambah 98 orang menjadi 1.083 dan orang dalam pemantauan (ODP) tambah 635 jadi 11.564 orang. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini