Sukses

VIDEO: Tempat Lelang Tamperan Pacitan Sepi, Hasil Tangkapan Ikan Melimpah

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah pandemi Covid-19, nelayan di Pacitan, Jawa Timur, berkeluh kesah. Tangkapan ikan banyak, tapi harganya turun karena tidak ada pembeli. Mereka mengaku hampir dua minggu ini tidak bisa menjual ikannya ke luar kota. Berikut kita simak videonya pada Fokus, 9 April 2020.

Sepi, begitulah situasi Pantai Tamperan, Pacitan, Rabu pagi. Tidak banyak aktivitas di pantai ini. Nyaris ratusan kapal disandarkan di dermaga. Kalaupun ada nelayan yang melaut, tidak lebih dari hitungan jari. Akibatnya, tempat pelelangan ikan atau TPI Tamperan, ikut sepi.

Sepinya aktivitas di Pantai Tamperan, akibat pandemi corona dan kebijakan physical distancing atau jaga jarak fisik antar manusia. Sehingga nelayan dan tengkulak tidak bisa menjual ikan ke luar kota.

Padahal saat ini, tangkapan ikan melimpah. Dampak COVID-19 juga membuat harga ikan turun. Seperti ikan tuna, sebelumnya Rp 50.000, kini harganya turun Rp 30.000 per kilo.   Nelayan berharap kondisi bisa segera normal, sehingga mereka bisa kembali bersemangat melaut untuk menangkap ikan.

 

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.