Sukses

Donor Darah di Tulungagung Berhadiah Gula hingga Kompor Gas

Liputan6.com, Jakarta - Unit Transfusi Darah PMI Tulungagung menggalang aksi donor darah berhadiah kompor gas dan aneka kebutuhan rumah tangga lain dalam upaya mengumpulkan stok darah menjelang Ramadan. Sejumlah hadiah sengaja dipersiapkan untuk merangsang masyarakat berpartisipasi mendonorkan darahnya ke PMI.

"Sengaja kami kebut karena saat bulan puasa biasanya rasio pendonor turun drastis," kata Kepala PMI Tulungagung, dr. Rukmi, Selasa 21 April 2020, dilansir Antara.

Masalahnya, jumlah pendonor 1-2 bulan terakhir menunjukkan tren terus turun. Stok darah di UTD PMI Tulungagung yang mulanya ditargetkan mencapai 1.600-2.000 kantong begitu memasuki bulan puasa, saat ini baru terkumpul 802 kantong.

Pandemi COVID-19 sejak awal Maret secara tidak langsung berdampak terhadap kemauan pendonor mendonorkan sebagian darahnya di PMI. "Hari ini turunnya (pendonor) mencapai 30-an persen akibat COVID-19. Puasa lebih parah lagi, biasanya sampai 50 persen," katanya.

Karena kondisi itulah, terobosan program pelayanan dilakukan. Mengingat aksi donor darah secara keliling dari lintas lembaga/instansi, ke sekolah, hingga desa-desa dan kelurahan saat ini dihentikan demi mencegah penularan COVID-19, maka perlu terobosan.

 

Saksikan Video Pilihan Ini

2 dari 2 halaman

Hadiah Langsung dan Tidak Langsung

Rukmi memutuskan untuk menggalang donor darah dalam gedung dengan konsep berhadiah langsung dan berhadiah yang diundi berdasar nomor kupon yang diterima pendonor.

"Hadiah langsung berupa paket masker dan minyak goreng atau masker dan gula pasir. Semua pendonor terima hadiah ini sebagai tanda terima kasih kami. Sedangkan hadiah yang tidak langsung akan diundi berdasar kupon (pendonor) di akhir acara atau hari ke empat sebelum Ramadan Sabtu atau Minggu ini," katanya.

Hadiah yang disiapkan bervariasi. Bagi pendonor yang menang pengundian berdasar nomor kupon yang dimiliki, bisa menerima hadiah mulai dari magic com atau penanak nasi elektrik, kompor gas, setrika listrik, jam dinding, kaus hingga payung.

Hadiah itu disediakan untuk para pendonor yang melakukan donor darah di kantor PMI, mulai Senin (20/4) hingga Kamis (23/4). "Banyak agenda donor darah di luar yang dibatalkan selama pandemi virus corona," katanya.

Sebelum ada pandemi virus corona, jika dirata-rata ada 60 pendonor per hari. Namun kini jumlahnya turun menjadi sekitar 40 pendonor per hari. Jumlah ini sama dengan rerata permintaan kantong darah di rumah sakit di Kabupaten Tulungagung.