Sukses

VIDEO: Unair Temukan 6 Whole Genome Virus Penyebab COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Kabar gembira datang dari dunia penelitian UNAIR Surabaya, tentang ditemukannya enam varian whole genome sequences atau yang dikenal dengan sidik jari virus pada 20 sampel pasien postif COVID-19 di Jawa Timur.

Dari enam WGS tersebut, empat sampel mengarah pada tipe virus yang ditemukan pertama kali di China. Dua sampel lainnya mengarah pada tipe COVID-19 yang ada di Eropa.

Analisa hampir mendekati sempurna dengan presentase 99,6 persen dan dinamakan East Java. Enam varian ini bisa datang dari wisatawan asing atau orang Indonesia yang berwisata ke manca negara. Berikut videonya pada Liputan6, 10 Mei 2020.

“Dari 20 sampel yang masuk, Alkhamdulillah yang enam sukses, kemudian kita sedang mencari nanti virus-virus yang berasal dari daerah-daerah yang lain dari Indonesia timur,” jelas Muhammad Nasih, Rektor Unair.

Sementara Badan Intelijen Negara (BIN) memberi bantuan alat kesehatan kepada Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya dalam penanganan pandemi COVID-19.

Bantuan yang diberikan BIN antara lain berupa, satu unit RT PCR, dua unit inkubator CO2, satu unit squencer seqstudio, 600 sampel Covid-19 reagen set, dan 600 sampel stick bar.

Dengan adanya bantuan ini, Akademi Unair meningkatkan kapasitas uji spesimen Covid-19. BIN juga berharap dengan adanya kerja sama ini, lembaga peneliti ataupun Rumah Sakit Universitas Airlangga bisa cepat menemukan obat ataupun vaksin Covid-19.