Sukses

VIDEO: Warga Berstatus PDP Meninggal Dunia, Pemakaman Pakai Protokol Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta - Dengan APD lengkap pada Jumat siang, petugas membawa keluar jenazah seorang nenek (62) yang meninggal di ruang isolasi RSUD R. Koesma Tuban, Jawa Timur.

Sebelum meninggal mendiang pernah menjalani rapid test dengan hasil reaktif positif COVID-19 sehingga berstatus pasien dalam pengawasan. Kondisinya kemudian diperparah dengan sejumlah penyakit penyerta, seperti gejala asma dan gagal ginjal.

Proses pemakamannya dilakukan sesuai protokol kesehatan, sehingga seluruh keluarga tidak diizinkan ikut dan hanya bisa melihat dari kejauhan. Angka kematian pasien dalam pengawasan di Kabupaten Tuban meningkat. Dalam sepekan, sudah tiga orang berstatus PDP yang akhirnya meninggal dunia. Demikian video pemberitaannya pada Liputan6, 9 Mei 2020.

Di Wonosobo, Jawa Tengah, dalam hari yang sama, warga yang berstatus PDP meninggal dunia. WL berusia 56 tahun meninggal, setelah dirawat 1 minggu di Rumah Sakit Muhammadiyah Wonosobo.

Sementara satu lainnya berinisial DP dilaporkan meninggal saat sedang berada di toko tempatnya bekerja. Keduanya, pada Kamis malam dimakamkan di desanya masing-masing oleh para tenaga medis PK Umum Muhammadiyah, Wonosobo dengan standar protokol COVID-19.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sudah proaktif membantu juga, tidak ada ketegangan, tidak ada penolakan, sehingga proses pemakaman berjalan dengan baik,” ujar Letkol (CZI) Wiwid Wahyu Hidayat, Dandim 0707 Wonosobo.  

Penyebaran virus corona di Kabupaten Wonosobo terus meningkat. Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat, terjadi peningkatan status PDP hingga mencapai 152 orang. Sebanyak 57 orang di antaranya sudah menunggu hasil swab test.