Sukses

Khofifah Unggah Video Kreatif Tenaga Medis Jadi Power Rangers di Sidoarjo

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa mengunggah video tenaga medis yang beraksi seperti tokoh power rangers di Sidoarjo, Jawa Timur.

Khofifah mengunggah video tersebut di akun instagram resminya @khofifah.ip, Selasa (19/5/2020). Video tenaga medis tersebut merupakan tenaga medis di RSUD Sidoarjo, Jawa Timur. Video singkat tersebut menampilkan tenaga medis ala tokoh rangers. Seperti diketahui, tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan Corona COVID-19. Tenaga medis turut berjuang untuk merawat dan mengobati pasien COVID-19.

"Siapa di sini penggemar mighty power rangers? Fyi, kini mereka tengah bertugas di RSUD Sidoarjo, Jawa Timur sebagai tenaga medis dengan musuh bebuyutan virus corona. Dan, inilah kostum baru para rangers. Keren kan?,” tulis Khofifah dalam akun instagram resminya.

Hingga artikel ini dibuat, unggahan video tersebut mendapatkan ratusan komentar dan ditayangkan sekitar 20.644 tayangan. Sejumlah warganet pun memberikan semangat kepada para tenaga kesehatan. Salah satunya @faiqrosidah "Semoga mereka semua dan Nakes yang lain diberi kesehatan dan kesabaran lahir batin oleh Allah SWT,” tulis dia.

Ada juga @s.roysinaga berharap corona cepat berlalu. “Semoga corona cepat berlalu,” tulis dia.

Sementara itu, agismadyahfastari menulis "mengatasi kegalauan, kecemasan, kejengkelan akibat rang orang yang masih sulit diatur, tapi mereka harus tetap berjuang demi sumpahnya,”

Selain itu, ada atqahfanani “Keren lucu okelah pokok e. Semangat buay team medis, jangan lupa bahagia krn ikhlas,” tulis dia.

Sebelumnya video tersebut juga diunggah oleh Najwa Shihab. Dalam akun instagram resminya @najwashihab, ia menulis hahaha ini super kereen! Go..go power isoranges reposted from @rsuda power isorangers from RSUD Sidoarjo.

Unggahan tersebut pun banjir komentar hingga mencapai  4.717 komentar. Video yang diputar mencapai 1,48 juta tayangan. RSUD Sidoarjo mengunggah video tenaga medis power isoranges itu sekitar 13 Mei 2020 di akun instagram @rsuda.

 

2 dari 4 halaman

Perkembangan Kasus Corona COVID-19 di Sidoarjo hingga Senin 18 Mei 2020

Sementara itu, mengutip Antara, Selasa (19/5/2020), jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hingga Senin pukul 22.00 WIB bertambah sebanyak 37 orang, sehingga jumlah total sampai dengan saat ini sebanyak 322 orang terinfeksi COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf menuturkan, penambahan jumlah pasien positif COVID-19 di Sidoarjo itu berasal dari Kecamatan Sidoarjo sembilan orang, yakni di Desa Banjarbendo 4 orang, Desa Bluru Kidul 1 orang, Desa Pucang 1 orang, Desa Sekardangan 1 orang, Desa Sidokare 1 orang, Desa Urangagung 1 orang.

"Kemudian di Kecamatan Buduran 2 orang, di Desa Buduran 1 orang, Desa Entalsewu 1 orang. Kecamatan Candi 2 orang, di Desa Bligo 1 orang, Desa Jambangan 1 orang," ujar dia.

Ia mengemukakan, penambahan jumlah pasien positif COVID-19 juga terjadi di Kecamatan Gedangan 6 orang, di Desa Gedangan 1 orang, Desa Sawotratap 3 orang, Desa Semambung 1 orang, Desa Ganting 1 orang.

"Kemudian di Kecamatan Taman 3 Orang, di Desa Wage 2 orang, Desa Wonocolo 1 orang. Kecamatan Wonoayu 1 orang, di Desa Karangpuri. Kecamatan Tulangan 1 orang, di Desa Kenongo," ujar dia.

Dinas kesehatan, kata dia, juga mencatat kenaikan pasien COVID-19 di Kecamatan Sukodono 2 orang, di Desa Masangan Kulon 1 orang, Desa Kebonagung 1 orang dan Kecamatan Sedati 5 orang, di Desa Pabean 1 orang, Desa Sedati Gede 2 orang, Desa Semampir 1 orang, Desa Pranti 1 orang.

"Tidak ketinggalan di Kecamatan Waru 6 orang, di Desa Medaeng 1 orang, Desa Pepelegi 1 orang, Desa Tambak Sawah 1 orang, Desa Tambak Sumur 1 orang, Desa Waru 2 orang," ujar dia.

3 dari 4 halaman

Pasien Sembuh

Selain penambahan jumlah pasien positif COVID-19 di Sidoarjo, kata dia, pihaknya juga mencatat ada penambahan konfirmasi sembuh 2 orang yakni di wilayah Kecamatan Waru 1 orang di Desa Kepuhkiriman dan Kecamatan Balongbendo 1 orang di Desa Jabaran.

"Sedangkan penambahan konfirm meninggal 2 orang, di wilayah Kecamatan Gedangan 1 orang, di Desa Semambung dan Kecamatan Taman 1 orang, di Desa Wage," ujar dia.

Sementara itu, jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) ada penambahan 12 orang menjadi 968 orang. "Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 13 orang menjadi 320 orang," tutur dia.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video di Bawah Ini