Sukses

BMKG Juanda: Surabaya Berpotensi Berawan hingga Malam Hari

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda  memprediksi, Surabaya, Jawa Timur akan berawan pada Senin, (1/6/2020).

Mengutip laman BMKG Juanda, Surabaya akan hujan lokal pada pukul 13.00 WIB. Sedangkan sore hari hingga malam hari pukul 19.00 WIB akan cerah berawan. Sedangkan pukul 22.00 WIB akan berawan. Suhu di Surabaya akan berada di kisaran 25-33 derajat celsius dengan kecepatan angin 20 KM per jam. Kelembaban berada di kisaran 65-90 persen.

Pada siang ini, Lamongan cerah berawan dengan suhu 25 derajat celsius. Kelembaban 85 persen. Di Sidoarjo, cuaca juga cerah berawan pada siang ini dengan suhu 24 derajat celsius dengan kelembaban 75 persen. Demikian juga Gresik dengan cuaca berawan. Suhu di Gresik di kisaran 25 derajat celsius pada siang ini dengan kelembaban 80 persen.

BMKG Juanda juga merilis peringatan dini tiga harian di Jawa Timur dengan mewaspadai hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada siang hingga sore hari di Kabupaten Mojokerto, Pulau Bawean, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kota Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan dan Lumajang. Sedangkan malam hari di Trenggalek, Tulungagung, Kabupaten Blitar dan Kota Blitar.

 

2 dari 3 halaman

BMKG Juanda Prediksi Potensi Peningkatan Curah Hujan hingga 2 Juni 2020

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Jawa Timur prediksi peningkatan curah hujan hingga 2 Juni di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Mengutip instagram @infobmkgjuanda, Jumat (29/5/2020), BMKG Juanda menyatakan, berdasarkan pantauan terakhir kondisi terakhir atmosfer dan muka laut yang menyebabkan ada potensi peningkatan intensitas curah hujan di sebagian wilayah Jawa Timur untuk beberapa hari ke depan.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan potensi peningkatan intensitas curah hujan di sebagian wilayah Jawa Timur. Pertama, suhu muka laut di sekitar wilayah Jawa Timur yang relatif hangat dengan anomali positif menyebabkan suplai air meningkat.

Kedua, ada pumpunan angina tau konvergensi dan pola angin siklonik akibat fenomena gelombang equatorial Rossby berkontribusi terhadap pembentukan awan konvektif berupa awan towering cumulus/cumulonimbus yang dapat menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Berdasarkan pantauan citra radar BMKG Juanda, pada beberapa hari terakhir telah terjadi hujan dengan intensitas lebat di beberapa wilayah Jawa Timur antara lain Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Gresik, Pamekasan, Jombang, Gresik, Sidoarjo, Surabaya, Lamongan, Mojokerto, Jombang, Kediri, dan Nganjuk.

Selain itu di Bojonegoro, Tuban, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, Jember, Banyuwangi dan Malang. "Kondisi peningkatan curah hujan ini diperkirakan terjadi hingga 2 Juni 2020," demikian dikutip dari BMKG Juanda.

Masyarakat pun diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti genangan, jalan licin, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan petir.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini