Sukses

VIDEO: Pasien COVID-19 Bertambah, Pemkab Tuban Gelar Rapid Test Dadakan

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah pasien COVID-19 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, bertambah Pada Sabtu, 30 Mei 2020 sebanyak 40 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah ini melonjak 100 persen dibanding sehari sebelumnya. Tak hanya itu, hampir setiap hari terdapat pasien dalam pengawasan meninggal dunia.

Meski hasil swab test belum keluar, tetapi rapid test pasien meninggal ini menunjukkan hasil reaktif atau positif. Untuk mengatasi lonjakan pasien, petugas berencana menggelar rapid test dadakan di pusat keramaian, seperti, pasar, tujuannya untuk mendeteksi daerah-daerah yang memiliki potensi penyebaran COVID-19. Demikian video yang dilansir pada Liputan6, 31 Mei 2020.

“Kita akan uji petik, kita ndak ngabari, kalau ngabari mereka siap-siap, biar kita dapat hasil aslinya,” jelas Endah Nurul Komariyati, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tuban.

Sementara itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin luas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 akan tegas menerapkan protokol kesehatan bagi masyarakat, seperti, memakai masker. Para pelanggar protokol kesehatan akan diberi sanksi menjadi petugas pemulasaran dan pemakaman pasien meninggal dunia.

“Ada sanksi administratif, ada sanksi pembinaan, ada sanksi sosial, yang biasanya terlalu berani, coba nanti kita ajak memakamkan korban,” tegas Fathul Huda, Bupati Tuban.

Dari data penyebaran COVID-19 di Kabupetan Tuban pada Sabtu, pasien positif COVID-19 sebanyak 40 orang, dua orang meninggal dunia, sembuh empat orang, sedangkan pasien dalam pengawasan berjumlah 61 orang, 14 orang meninggal dunia dan orang dalam pengawasan sebanyak 620 orang.