Sukses

VIDEO: BIN Gandeng Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test, 230 Warga Reaktif COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Pusat melalui Badan Intelijen Negara, memberikan perhatian khusus kepada warga Kota Surabaya dengan menggelar rapid test virus corona, sejak Sabtu pagi ratusan warga rela antre untuk menjalani rapid test.

Untuk mengetahui kondisi warga, apakah reaktif atau tidak. Hasilnya sungguh mengejutkan, dari rapid test yang dihasilkan selama 2 hari ditemukan 230 warga reaktif COVID-19, dan akan menjalani isolasi mandiri. Berikut video pemberitaannya pada Fokus, 31 Mei 2020.

"Jika tidak ada gejala, dia hanya carrier, maka kita tempatkan di Asrama Haji,” ujar Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya.

Rencananya BIN akan meningkatkan peralatan, agar dapat mendeteksi lebih cepat dan akurat, serta bisa melakukan rapid test di sejumlah lokasi lain. Dari hasil rapid test akan ditetapkan zona merah di Surabaya guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Jawa Timur.