Sukses

Pemkab Sidoarjo Targetkan 350 Kampung Tangguh Semeru

Liputan6.com, Jakarta - Gugus tugas COVID-19 di Sidoarjo Jawa Timur terus menggenjot penambahan jumlah Kampung Tangguh Semeru dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19 di kabupaten setempat.

Wakil Gugus tugas COVID-19 Sidoarjo, Kombespol Sumardji mengatakan, hingga kini sudah ada sekitar 70 Kampung Tangguh Semeru yang sudah diresmikan keberadaannya dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19, Senin, 8 Juni 2020.

"Kami terus menggenjot penambahan jumlah Kampung Tangguh Semeru. Kalau bisa sekitar 350 desa dan kelurahan di Sidoarjo menjadi kampung tangguh," katanya di sela peresmian kampung tangguh Semeru di Desa Karangbong Sidoarjo.

Ia mengemukakan, keberadaan Kampung Tangguh Semeru itu terbukti sangat efektif dalam menemukan penyebaran virus corona atau COVID-19, dilansir dari Antara.

"Oleh karena itu, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjadikan kampung mereka sebagai Kampung Tangguh Semeru ini," kata pria yang juga menjabat sebagai Kapolresta Sidoarjo ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan, pihaknya sangat mendukung keberadaan Kampung Tangguh Semeru ini.

"Hal itu karena masing-masing kampung memiliki andalan sendiri-sendiri mulai dari inovasi, ketahanan pangan sampai dengan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari mereka," katanya.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

PSBB Sampai Jilid Tiga

Sedangkan tugas pemerintah, kata dia, yaitu penguatan di bidang kuratif seperti penyiapan sarana dan prasarana kesehatan atau juga menyediakan ruangan isolasi di rumah sakit.

"Kami juga akan membantu Kampung Tangguh Semeru yang ada di Sidoarjo ini supaya mereka lebih meningkatkan kemampuan secara mandiri, baik itu dari segi pangan, pemberdayaan ekonomi, sampai dengan menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Ia menambahkan Pemkab Sidoarjo juga telah mengusulkan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar hanya sampai jilid tiga saja, tidak akan diperpanjang lagi.

"Sudah kami usulkan, hanya sampai jilid tiga saja," katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, 8 Juni 2020 mencatat telah terjadi penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 di kabupaten setempat sebanyak 38 orang pasien, sehingga jumlah total pasien positif COVID-19 di Sidoarjo sebanyak 755 orang.